[caption id="attachment_32274" align="aligncenter" width="1000"] Ada Patahan, Kapolres Minta Warga Lutim Menjauh dari Lokasi Longsor[/caption]
[caption id="attachment_32274" align="alignleft" width="1000"] Ada Patahan, Kapolres Minta Warga Lutim Menjauh dari Lokasi Longsor[/caption]
LUTIM, BERITA-SULSEL.COM - Aparat Kepolisian Polres Luwu Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur meminta masyarakat yang berada di radius 100 Meter dari lokasi longsor agar segera meninggalkan lokasi dan mengungsi.Pasalnya, Rabu pagi (7/6/17), Kapolres Luwu Timur, AKBP. Parojahan Simanjuntak menemukan adanya keretakan atau patahan tepat berada di atas bukit lokasi terjadinya longsoran. Menurut Kapolres, patahan itu cukup parah sehingga jika hujan terus mengguyur wilayah tersebut, bukan tidak mungkin akan ada pergeseran tanah lagi."Saya sudah menghimbau kepada seluruh warga agar sebaiknya segera mengungsi. Tanah masih sangat labil apalagi hujan masih sesekali turun, "kata Kapolres Luwu Timur, AKBP. Parojahan Simanjuntak.Kapolres juga memerintahkan kepada seluruh anggota Polres Lutim, khususnya yang bertugas agar tetap berada di lokasi longsor membantu warga yang butuh pertolongan serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan sejak semalam.Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, Muh. Zabur mengungkapkan jumlah korban yang mengungsi hingga saat ini adalah 35 jiwa."Korban yang terdampak langsung berjumlah 5 kepala keluarga atau 18 jiwa. Rumah yang rusak berat 4 unit . Namun Alhamdulilah, semua korban selamat dan saat ini berada di lokasi pengungsian, "jelas Muh. Zabur.Selain itu, Zabur mengatakan belum memberlakukan masa tanggap darurat sembari melihat perkembangan dan kondisi di lokasi longsoran." Belum, belum ada masa tanggap darurat, "tambahnya.Sebelumnya, pada Selasa malam (6/6/17), musibah tanah longsor melanda Dusun Salo Ciu, Desa Ussu, Kecamatan Malili terjadi pada sekitar pukul 19.30 Wita. Beberapa warga yang mendengar suara gemuruh dari atas bukit, langsung berhamburan keluar rumah.(rifal/zadly)
Ada Patahan, Kapolres Minta Warga Lutim Menjauh dari Lokasi LongsorAda Patahan, Kapolres Minta Warga Lutim Menjauh dari Lokasi Longsor
LUTIM, BERITA-SULSEL.COM – Aparat Kepolisian Polres Luwu Timur dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Timur meminta masyarakat yang berada di radius 100 Meter dari lokasi longsor agar segera meninggalkan lokasi dan mengungsi.
Pasalnya, Rabu pagi (7/6/17), Kapolres Luwu Timur, AKBP. Parojahan Simanjuntak menemukan adanya keretakan atau patahan tepat berada di atas bukit lokasi terjadinya longsoran. Menurut Kapolres, patahan itu cukup parah sehingga jika hujan terus mengguyur wilayah tersebut, bukan tidak mungkin akan ada pergeseran tanah lagi.
“Saya sudah menghimbau kepada seluruh warga agar sebaiknya segera mengungsi. Tanah masih sangat labil apalagi hujan masih sesekali turun, “kata Kapolres Luwu Timur, AKBP. Parojahan Simanjuntak.
Kapolres juga memerintahkan kepada seluruh anggota Polres Lutim, khususnya yang bertugas agar tetap berada di lokasi longsor membantu warga yang butuh pertolongan serta mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kemacetan sejak semalam.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, Muh. Zabur mengungkapkan jumlah korban yang mengungsi hingga saat ini adalah 35 jiwa.
“Korban yang terdampak langsung berjumlah 5 kepala keluarga atau 18 jiwa. Rumah yang rusak berat 4 unit . Namun Alhamdulilah, semua korban selamat dan saat ini berada di lokasi pengungsian, “jelas Muh. Zabur.
Selain itu, Zabur mengatakan belum memberlakukan masa tanggap darurat sembari melihat perkembangan dan kondisi di lokasi longsoran.
” Belum, belum ada masa tanggap darurat, “tambahnya.
Sebelumnya, pada Selasa malam (6/6/17), musibah tanah longsor melanda Dusun Salo Ciu, Desa Ussu, Kecamatan Malili terjadi pada sekitar pukul 19.30 Wita. Beberapa warga yang mendengar suara gemuruh dari atas bukit, langsung berhamburan keluar rumah.(rifal/zadly)
Comment