
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Puluhan aktivis dan mahasiswa Makassar yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Indonesia menggelar aksi demonstrasi dimomentum hari sumpah pemuda, Sabtu 28 Oktober 2017.
Mereka yang tergabung Solidaritas Mahasiswa Indonesia yaitu Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) dan Serikat Pemuda Pemudi (Serdadu).
Kordinator lapangan Chairil Anwar mengaku, dalam masa pemerintahan Presiden Jokowi selama 3 tahun dinilainya gagal menangani persoalan korupsi yang ada di Indonesia.
“Kasus E-KTP, mega proyek BLBI, Bank Century, Trans Jakarta dan Rekening Gendut Polri masih belum terselesaikan sampai sekarang,” ujarnya saat orasi di Pertigaan Hertasning Pettarani, Sabtu (28/10/2017).
Aktivis GAM ini mengaku, hari ini pemuda tekhusus para mahasiswa peranannya sangat diperlukan dalam menanggapi persoalan bangsa.
“Dihari sumpah pemuda ini, menjadi momentum untuk memperkihatkan tanggungjawab bahwa pemuda peduli terhadap NKRI,” ujarnya.
Aksi demonstrasi ini melayangkan 12 tuntutan diantaranya, yakni Kembalikan UUD 1945 dan Pancasila tanpa amandemen, bentuk pemerintah bersih dari KKN dan bebas narkoba, TNI segera stabilkan politik, ekonomi, pertahanan dan keamanan dari campur tangan asing, tolak rencana pemerintah menjual aset negar 800 BUMN.
Selanjutnya, stabilkan rupiah dan dollar, turunlan tarif BBM, listrik dan harga sembako, cabut perpu ormas, tolak densus tipikor POLRI, usut tuntas aparat pelaku tindakan represif depan istana, perjelas status PT Freeport dan tegakkan UUD tentang kekayaan sumber daya alam.
Penulis
Taufiq Quridatullah
Comment