Jurnalis Bone Dialog Korupsi, Kejaksaan Pilih Mangkir

Anwar Marjan

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Korupsi yang dianggap sudah membudaya di negara ini, ikut menjadi perhatian penting para awak media dengan menggelar dialog publik bertema “Korupsi didepan mata, Penegak Hukum dimana”, di Cafe 86, Jalan Merdeka, Kamis (16/11/17) sekitar pukul 20.00 Wita.

Dialog yang rencananya akan menghadirkan Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bone, Natsir Hamzah, hanya dihadiri Kasat Reskrim Bone, AKP Hardjoko, sebagai narasumber.

Selain anggota AJK, juga hadir tokoh masyarakat, Salim Said, Syafruddin Majid yang akrab disapa Robert, tokoh pemuda, Rahmat, Akademisi, Wahidah, Ketua LSM Larenritta, Mukhawas, Ketua LSM Lamellong, Rusdi, dan perwakilan mahasiswa. Baca Juga : Polres Bone Siap “Tiup Lilin” Ulang Tahun Korupsi

Ketidakhadiran pihak kejaksaan sangat disesalkan oleh Aliansi Jurnalis Kreatif (AJK) melalui pernyataan ketua AJK, Anwar Marjan, yang dinilai sangat penting dalam pembahasan dialog korupsi untuk mengetahui sejauh mana penanganan korupsi di Bone oleh Kejaksaan.

Dialog Korupsi Aliansi Jurnalis Kreatif dengan Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Hardjoko

Anwar mengatakan bahwa sebenarnya jurnalis itu tugas pokoknya hanya liputan, tapi jurnalis menilai banyak sekali kasus korupsi yang tidak tersentuh, sehingga jurnalis merasa terpanggil untuk membedah soal korupsi.

“Padahal tugas pokok jurnalis hanya mengumpulkan data dan mengolahnya menjadi berita, tetapi jurnalis sadar jika pemberantasan korupsi menjadi tanggung jawab semua pihak, masa Kajari tidak hadir atau mengutus personilnya padahal korupsi itu tugas utama Kejaksaan” kata Anwar. Baca Juga : Kunjungi DPRD Bone, KPK Ingatkan Jauhi Korupsi

Salah satu peserta dialog, Syafruddin Majid mengatakan tema yang diangkat oleh AJK dalam kegiatan Jurnalis Berbincang adalah soal korupsi yang selalu menyita perhatian masyarakat. Baca Juga : Didatangi KPK, Ini Tanggapan Bupati Bone

“Jika kita bicara soal korupsi maka Kejaksaan yang punya peran penting, tapi sayang sekali beliaunya tidak datang, tidak ada juga yang diutus, padahal ini kegiatan penting karena banyak informasi yang bisa dimunculkan oleh teman-teman aktifis dan jurnalis” sesal Robert.

Untuk dialog yang akan dijadwalkan lagi, ketua AJK berharap tidak ada lagi alasan bagi Kejaksaan khususnya Kajari untuk mangkir. Beberapa data kasus sudah siap untuk dimunculkan dan disampaikan langsung ke Kajari Bone agar bisa dituntaskan dan mengurangi sepak terjang para koruptor di Bone. (eka)


Comment