MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Masih berat untuk menjadi kota Islami. Makassar belum masuk kategori, Hal itu diungkapkan Wali Kota Makassar, Dr. Syamsu Rizal pelaksana tugas (plt) Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto yg saat ini sementara cuti Pilkada saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Komisariat Baru Ikatan Alumni dan Keluarga (Ikada) Pondok Pesantren Darul Aman Gombara di Baruga Angging Mamiri.
Makassar ini bukan kota yang islami. Itu bisa kita lihat dari hasil penelitian dari lembaga Maarif Institute yang merilis 23 kota islami. Makassar urutan kedua paling bawah tingkat keislamannya,” ungkap Deng Ical, sapaan karibnya.
Dia pun lekas menghadap langsung ke Ketua Dewan Masjid Indonesia, Menurut kader Muhammadiyah itu, penyebab, sebagian masyarakat belum mampu mengaplikasikan nilai-nilai yang hakiki dari islam.
“Ketua eksekutif Maarif Institute bilang, kita punya nilai-nilai dalam keluarga yang bagus. Tapi, kalau di luar, tidak kelihatan,” tutur dia.
Menurut dia, itu menjadi tanggung jawab dan pekerjaan berat bagi Ikada Gombara juga. Mesti lebih memperhatikan hal-hal yang bersifat islami.
“Saya berharap pelantikan dan rapat kerja Ikada ini bisa memacu sekaligus mengasah potensi diri. Sehingga, suatu saat nanti, kita bisa juga menepuk dada bahwa ternyata Makassar bisa berjaya dengan nilai-nilai kesilamannya. Karena tidak lepas dari kontribusi Ikada Gombara,” ujar dia.
Comment