Beredar Bocoran Hoax Putusan MA, DIAmi Bilang Begini

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Jelang putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) terhadap sengketa Pilkada Kota Makassar pada Senin, 23 April mendatang, media sosial ramai dengan screenshot amar putusan yang disadur dari laman resmi lembaga peradilan tertinggi itu.

Rupanya screenshot tersebut bukanlah amar putusan MA, melainkan amar putusan PTTUN yang sengaja dipotong agar tampak seolah-olah merupakan amar putusan MA.

Screenshot ini dipercayai oleh banyak mata awam yang kurang jeli sebagai bocoran amar putusan MA. Cukup banyak netizen yang tertipu oleh kabar hoax bocoran putusan MA tersebut.

Padahal pada amar putusan itu jelas-jelas memuat tanggal 21/3/2018 sebagai tanggal resmi keluarnya putusan. Yang mana tanggal tersebut merupakan hari di mana Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Makassar membacakan putusannya mengabulkan gugatan Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi (Appi-Cicu) atas penetapan pasangan Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi). Putusan inilah yang kemudian dikasasi oleh KPU Makassar ke MA.

“Menyedihkan tim sebelah sepertinya sudah putus asa lawan DIAmi sehingga menyebar luaskan keputusan asli menjadi keputusan palsu. Mungkin tetangga sebelah memang suka kepalsuan,” kata Panglima Skuadron DIAmi, Maqbul Halim, menanggapi kabar hoax tersebut, Sabtu (21/4/2018).

Putusan PTTUN memang dapat diakses via laman resmi Mahkamah Agung melalui pranala https://putusan.mahkamahagung.go.id/putusan/ab25f2ad239d69c895fc886729da1fae . Maqbul menyesalkan ada pihak-pihak tertentu yang berupaya menciptakan opini sesat demi mendiskreditkan Walikota Makassar non aktif, Danny Pomanto, jelang putusan MA.

“Harus kita akui tetangga sebelah memang menang di hoax. Karena kami tidak tega membohongi publik demi meraih kekuasaan. Pak Danny lurus-lurus saja, mungkin itu alasan mengapa Pak Danny selalu dizalimi,” keluh Maqbul. (*)


Comment