GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan menandaskan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ini akan menjadi momentum untuk menyatukan semangat, persepsi dan pemahaman dalam membangun sektor pendidikan di Gowa.
“Apa yang telah kita lakukan dalam kurung waktu 10 tahun terakhir di mana sektor pendidikan menjadi salah satu program prioritas kerja kita sudah sejalan dengan pemerintah RI saat ini yang memang konsen terhadap penguatan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Adnan setelah menghadiri upacara Hardiknas di lapangan Kantor Bupati Gowa, Rabu (2/5).
Adnan mengatakan, terkait pendidikan tidak bisa berbicara Satu atau Dua tahun saja. Mengapa kata Adnan, sebab pendidikan itu merupakan investasi jangka panjang untuk membangun masa depan generasi yang lebih baik ke depannya.
“Hari ini kita kurang lebih sudah sepuluh tahun menjadikan pemerintah sebagai program prioritas. Alhamdulillah tingkat kelulusan tertinggi melalui jalur undangan tanpa tes tertinggi di Sulawesi Selatan dengan 658 siswa yang lulus,” kata Adnan.
Adnan meminta agar Hardiknas ini dijadikan sebagai momentum kebersamaan untuk membangun pendidikan di wilayah Kabupaten Gowa. Karena kata Adnan, masih ada cita-cita yang pihaknya sedang ia bangun sebagai Kabupaten Pendidikan yang pertama di provinsi Sulawesi Selatan
“Saya berharap tahun depan paling lambat tahun 2020 telah mampu menjadikan Gowa sebagai Kabupaten Pendidikan yang pertama di Sulaweai Selatan,” tambahnya.
Ditanya soal strategi Pemda Gowa mengawal inovasi pendidikan di Gowa, Bupati Adnan mengatakan, pihaknya telah menuangkannya dalam Rancangan Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Jadi semua program-program pendidikan yang menjadi program prioritas semua telah kita tuangkan dan postur APBD untuk pendidikan itu,” ujarnya.
Olehnya lanjut Adnan, masih banyak pembiayaan-pembiayaan yang kita lakukan. Pertama, pemda Gowa akan jadikan program iman dan takwa Indonesia sebagai penghapusan baca tulis dan berhitung pada kelas Satu dan Dua SD. (an).
Comment