Terbentuk, FORGESI Siap Kawal Perda Disabilitas di Bone

BONE, BERITA-SULSEL.COM –– Digagas oleh perwakilan Disabilitas, LSM dan media saat diskusi yang digelar Yayasan Mitra Bangsa (YASMIB) Sulawesi di salah satu cafe, Sabtu (28/7/18) siang, Forum Penggerak Inklusi (FORGESI) terbentuk dan siap mengawal suara disabilitas di Bone.

Dengan adanyan Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang disabilitas, diharapkan pemerintah semakin peduli dengan kebutuhan disabilitas dan mampu memberikan pelayanan terbaik, termasuk fasilitas umum yang ramah disabilitas. Koordinator FORGESI, Suardi Mandang, mengatakan bahwa target jangka pendek yang harus dikawal adalah penerapan Perda Disabilitas Bone.

“Kita mulai dari desa, masih banyak infrastruktur umum yang tidak bisa diakses oleh disabilitas supaya lebih inklusif” ujarnya.

FORGESI akan mendorong perencanaan pembangunan desa dan memperhatikan kebutuhan disabilitas. Dalam penyusunan anggarannya, juga harus disisihkan untuk kelompok disabilitas. Pembangunan inklusi di Bone harus melibatkan semua komponen, termasuk media agar memberikan informasi yang utuh terhadap isu pembangunan inklusi di Bone.

Direktur Program Yasmib Sulawesi, Masita Syam, mengungkapkan kalau gerakan memperjuangkan pembangunan inklusi di Bone memang belum terlalu solid. Beberapa organisasi yang sering menyuarakan kepentingan disabilitas masih berjalan sendiri.

“Semoga adanya forum inklusi, perjuangan kelompok disabilitas di Bone makin kompak” kata Masita. (eka)


Comment