BONE, BERITA-SULSEL.COM — Upaya mediasi akhirnya dilakukan dengan mendatangi rumah korban pemukulan, Wawan (19), warga Desa Pasempe Kecamatan Palakka Kabupaten Bone, oleh pihak TNI melalui kunjungan langsung oleh Dandim 1407 Bone, Letkol Inf Mustamin, Rabu (6/9/18) malam.
Ayah korban, Semmi, mengaku didatangi langsung oleh atasan pelaku, La Sunardin, dan menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban.
Baca Juga : Netizen Kecam Aksi Main Pukul Oknum TNI Terhadap Pemuda di Bone
“Pertama dipanggil ke musholla, tapi saya bilang kalau mau silahkan datang di rumah, Wawan juga saya larang dan saya bilang sudah saya serahkan prosesnya untuk dihukum” ungkap Semmi.
Wawan dan ayahnya berharap ada keadilan bagi keluarga mereka yang masih berduka setelah kematian ibu Wawan. Saat ditemui dirumahnya, Wawan terlihat murung dan menceritakan kembali kronologis kejadian pada Jumat naas tersebut.
Baca Juga Aniaya Warga, Kasus Oknum TNI Bone Ditangani POM, Dikenakan Pidana Umum Pasal Paling Ringan
Terungkap pula pengakuan saksi, Surianti, kepada ayah korban, Semmi, bahwa pada hari kejadian Wawan sempat singgah dan berbicara kepada tantenya, Surianti, sebelum akhirnya ditabrak oleh La Sunardin.
“Tidak rem mendadak karena tantenya suruh singgah Wawan terus ditanya mau kemana, Wawan bilang mau ke pom bensin, dia (tantenya) bilang mau ikut” tutur Semmi.
Meskipun masih ada hubungan keluarga, namun diakui keluarga korban bahwa sampai detik ini oknum, La Sunardin, belum pernah sekalipun datang berkunjung ke rumah korban. (eka)
Comment