Legislator Makassar Ribut Soal Pembangunan Perpustakaan DPRD

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sejumlah anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar ribut soal penambahan pembangunan di kantornya. Termasuk pembangunan ruangan untuk perpustakaan.

Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Amirullah Djaya mengatakan, pembangunan gedung perpustakaan tersebut tidak transparan. Pasalnya, bangunan tersebut menelan anggaran kurang Rp584 juta.

Bangunan untuk tersebut terletak tepat disamping ruangan Sekretariat Dewan (Sekwan) Makassar. “Sebenarnya itu harus dibahas di Komisi C, kami juga tahu sejauh mana perkembangan yang dilakukan,” ujarnya, Amirullah, Selasa (31/10/2018).

“Kami juga tanyakan kenapa belum ada papan bicaranya. Setelah saya perhatikan proses pembangunannya, tidak diperhatikan juga keselamatan kerja. Semuanya menggampangkan sesuatu. Semua harus transparan,” jelasnya.

Selain itu, aggota Komisi C Susuman Halim juga menyoroti proses pembangunan gedung yang ditender CV Fajar Makmur dan diawasi konsultan CV Adil Faadhil Konsultan.

Kata dia, gedung perpustakan dikerjakan sejak 2 Oktober lalu tidak transparan. “Membandel semua itu, dari mana bisa dibangun itu gedung perpustakaan. Tidak transparan,” tegas Sugali sapaan akrabnya. (*)


Comment