Berbagi Ceria Bersama Ratusan Anak Korban Tsunami Palu

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Beberapa aktivis anak, akademisi dan mahasiswa dari berbagai kalangan melakukan aksi kemanusian bersama anak-anak korban gempa dan tsunami Palu di Kabupaten Sidrap.

Aksi kemanusian dengan tema Sabtu Ceria Untuk Mengukir Masa Depan Bersama Penyintas Palu dan Sekitarnya dipusatkan di aula kantor Bupati Sidrap, Sabtu (3/11/2018).

Dalam kegiatan ini anak-anak diajak bermain, menggambar dan menyanyi serta bercerita, sehingga bisa lepas dari trauma dan kesedihan.

Ketua LPA Sulsel, Fadiah Mahmud mengatakan, akibat gempa dan tsunami di Palu, tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan materi. Tapi banyak anak-anak yang kehilangan keluarga dan menimbulkan dampak trauma.

“Trauma ini bisa berdampak panjang, jika tidak segera dipulihkan bisa mempengaruhi psikologi mereka. Hari ini kita hadir untuk mengajak mereka bermain dan bercerita,” ujarnya.

Fadiah menilai, mengajak anak-anak bermain akan membuat trauma yang mereka alami hilang.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Sidrap, Nur Kanaah. Kata dia, anak-anak merupakan masa depan bangsa.

“Saat ini anak-anak sangat membutuhkan kita semua, untuk membuat mereka bangkit dan terlepas dari rasa trauma,” ujarnya.

Nur juga menyampaikan terima kasih kepada semua relawan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini dihadiri 600 siswa SD, SMP dan SMA korban tsunami Palu. Beberapa NGO dan perguruan tinggi yang ikut dalam aksi ini, termasuk LPA sulsel, UNM, PMI dan organisasi sosial lainnya. (*)


Comment