MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Anggota DPRD Makassar Badaruddin Ophier meminta Dinas Kesehatan untuk mengaktifkan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang terletak di Jalan Dangko.
Permintaan ini disampaikan Bro Ophier setelah mendapatkan aspirasi masyarakat karena Pustu yang tidak terawat dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Padahal, Pustu tersebut hadir untuk menangani masalah kesehatan warga Kompleks Kusta yang penuh keterbatasan.
Parahnya, ternyata Pustu sudah tidak aktif sejak bertahun-tahun, saat ditangani provinsi Sulsel sejak berdiri tahun 1994 bisa dibilang Pustu tersebut aktif tidak aktif, karena hanya dibuka empat kali dalam satu bulan, hingga sekarang setelah diambil alih pihak pemerintah kota Makassar itu tidak aktif lagi seperti dulu, hanya satu kali dalam satu bulan.
“Sangat memperihatinkan, sudah bertahun-tahun kondisi Pustu di sini seperti ini, kalau biasanya ada dokter datang sehari sekali hari Jumat, sekarang ini cuman satu bulan,” kata Mustakim mengadu kepada Anggota DPRD Makassar, Badaruddin Ophier, Jumat (7/12/2018).
Menanggapi aduan warga terkait Pustu, Legislator yang akrab disapa Bro Ophier ini menjelaskan, anggaran untuk fasilitas kesehatan masyarakat sangat banyak di APBD Tahun 2019.
“Ini sangat memperihatinkan, jadi kewajiban Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk mengaktifkan kembali Pustu itu. Selain itu, bangunan dan fasilitasnya juga harus diperbaiki, kami sudah lihat bagaimana kondisinya,” tegasnya.
Comment