54 Korban Tanah Longsor Sudah Ditemukan 

GOWA, BERITA-SULSEL.COM -Pasca terjadinya musibah banjir dan tanah longsor  yang terjadi di Kabupaten Gowa beberapa waktu lalu, hingga saat ini tercatat sudah ada  54 orang dinyatakan meninggal dunia.

Hal tersebut disampaikan langsung Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (30/1) kemarin.

“Saat ini 53 korban yang sudah ditemukan dan dipastikan meninggal dunia. Karena khusus di kecamatan Manuju saja ada sekitar 22 orang yang tertimbun longsor. Alhamdulillah kita sudah temukan sekitar 17 orang, sisa beberapa orang lagi yang sementara dalam proses pencarian,” ungkapnya.

Ia mengatakan, proses evakuasi korban sampai saat ini masih terus dilakukan. Sebab SK yang dikeluarkan pemkab Gowa terkait tanggap bencana itu selama 14 hari.

“Karena kita telah menetapkan masa tanggap selama 14 hari, maka kita tidak boleh berhenti,” ujarnya.

“Kita akan cari terus sampai 14 hari. Nah ketika 14 hari ini sudah tiba, kita akan undang semua keluarga korban ini apakah dia meminta untuk dilakukan pencarian atau tidak,” katanya.

Sementara itu Pemkab Gowa terus menyalurkan bantuan terhadap korban longsor yang ada di wilayah dataran tinggi. Seperti pemberian bantuan di Kecamatan Bungaya.

Adapun bantuan yang disalurkan pada hari ini yakni berupa santunan kematian dari Kemensos RI kepada ahli waris, juga ada Genset 900 KVA sebanyak 13 buah dan Genset 5000 KVA sebanyak 2 buah, serta bantuan logistik.

Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan berasal dari Kemensos RI, Instansi pemerintahan, dan beberapa perusahaan serta masyarakat yang peduli dan prihatin dengan masyarakat korban bencana banjir dan longsor.

“Satunan kematian dan bantuan yang diberikan oleh Pemkab Gowa dipergunakan dengan sebaik-baiknya, semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban dan bisa memberikan manfaat bagi korban yang tertimpa bencana,” ujarnya. (an).


Comment