MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengukuhkan 153 Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM). Kegiatan ini dilaksanakan disalah satu hotel di Makassar, Senin (15/4/2019).
Danny mengatakan, KPM memiliki fungsi yang sangat strategis utamanya dalam pembangunan sebuah kota. “KPM itu memiliki fungsi kordinasi, mengkoordinasikan LPM, RT/TW, dan Penasehat wali kota bidang RT/ RW,” ujarnya.
“KPM adalah tokoh di setiap kelurahan yang ditunjuk. Mereka sudah pernah menjadi ketua RT/RW, penasehat walikota, dan LPM. Inti membangun kota itu ada disini,” ucap Danny.
KPM berfungsi mengkordinasikan unsur-unsur masyarakat, baik itu LPM, RT RW, dan penasehat walikota bidang RT/RW.
Danny menyebut, KPM paling menentukan pembangunan sebuah kota dengan publik engagement atau pelibatan masyarakat yang begitu kuat.
Sehingga, kata Danny, orang bisa bergerak serentak dalam mensupport setiap program pemerintah. Tidak akan mungkin pemerintah bergerak sendiri.
Dengan hadirinya KPM, tambah Danny, lengkaplah tim unsur masyarakat yang dimiliki pemerintah Kota Makassar.
“Tinggal bagaimana pemimpinnya kedepan. Harus betul-betul bisa memanfaatkan hal ini secara baik,” pungkasnya.
Senada dengan itu, Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat Makassar, Andi Rahmat Mappatoba menegaskan, tujuan utama dari pembentukan KPM meningkatkan pengetahuan, pemahaman serta fungsi dan kinerja kader pembedayaan masyarakat dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah kelurahan.
“Mereka dikukuhkan untuk masa jabatan 2019-2021,” jelasnya. (*)
Comment