MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Eksistensi bangsa sangat bergantung dengan kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) konsisten melaksanakan pembangunan karakter bangsa melalui pemasyarakatan Empat Pilar MPR-RI yang pada hakikatnya adalah pembangunan karakter dan jati diri bangsa Indonesia.
Demikian disampaikan anggota MPR-RI , DR. H. Ajiep Padindang, SE. MM saat mensosialisasikan empat pilar kepada ratusan mahasiswa dan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar di Gedung Aula Kampus B, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sabtu (23/11/2019).
“Empat Pilar MPR RI itu adalah Pancasila sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa; Undang-Undang Dasar Negara Republik tahun 1945 sebagai landasan konstitusional; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus yang harus dijunjung tinggi serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat pemersatu dalam untaian kemajemukan bangsa,” ucap Ajiep.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Sulawesi Selatan itu menilai bangsa Indonesia hingga saat ini masih tegak berdiri dan bersatu karena adanya kesatuan rasa sebagai bangsa yang bersatu oleh seluruh elemen bangsa yang senantiasa terus terjalin antar generasi.
“Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD NRI TAHUN 1945 adalah Konstitusi Negara, NKRI adalah bentuk Negara dan Bhinneka Tunggal Ika adalah Samboyan Negara,” katanya
Ajiep mengatakan bahwa Indonesia adalah bangsa yang ber-Tuhan dan menolak paham anti Tuhan (atheisme). Di negeri ini sangat banyak perbedaan yang ditemui mulai dari suku, agama, ras dan budaya.
“Salah satu cara untuk menyatukan seluruh perbedaan tersebut dengan mengimplementasikan empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” sambungnya.
Sementara, Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar, Drs. A. Mustaman, MM bahwa Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan anggota MPR RI tersebut untuk mengingatkan kembali visi kebangsaan kita.
“Empat pilar pebangsaan merupakan dasar utama bagi bangsa Indonesia dalam bernegara dan berbangsa yang harus disosialisasikan. Tujuannya agar tiap generasi mempertahankan nilai luhur bangsa Indonesia tersebut,” ucapnya.
Comment