Armada Damkar Kurang, Saipullah Latief Akui Pemkab Bone Kekurangan Anggaran

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Memiliki Satgas 300 orang dengan jumlah armada yang hanya 11 unit, bisa dipastikan Dinas Pemadam Kebakaran akan keteteran terutama saat musim kemarau dimana rawan terjadi kebakaran.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bone, Abarsuki, yang dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu (25/8/21) siang, mengungkapkan beberapa kendala yang kerap dialami Satgas saat bertugas di lokasi kebakaran.

“Biasanya saat dilokasi kita tidak tahu dimana sumber air, kadang juga jauh dari tangki dan tidak bisa dijangkau. Kalau yang kemarin di Cabalu, kurang air sungainya sehingga kalau diisap pakai Alco, lumpurnya bisa ikut naik. Belum lagi selang biasa terlipat atau selangnya dipinjam, padahal kebakaran itu tidak bisa ditunda” ungkapnya.

Saat ini, 11 unit armada terbagi ke 5 UPT, 3 unit mobil penyuplai dan 8 unit mobil penyiram, termasuk 4 unit mobil yang berada di Mako. Abarsuki menegaskan selama menjabat tidak pernah kekurangan bahan bakar dan 11 unit armada Damkar dalam kondisi baik.

“Armada sudah bagus semua karena begitu ada yang rusak langsung diperbaiki. Saya juga sejak jadi Plt sering turun cek kesiapan anggota di lapangan. Terakhir penambahan armada 2018 lalu dan untuk tahun ini kita sudah anggarkan mobil tangki 5000 liter seharga Rp750 juta” tambahnya.

Selain itu, Abarsuki juga mengaku telah bersurat ke Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, sejak 7 Juni lalu, untuk meminta bantuan 1 unit mobil penyiram, 1 unit mobil ambulance dan 1 unit mobil Resque double cabin.

Damkar sendiri diberi anggaran sebesar 8,9 miliar untuk tahun 2021 dan itu sudah termasuk gaji 300 anggota Satgas Damkar. Untuk pembelian kelengkapan Damkar lainnya, Abarsuki mengaku masih punya sisa anggaran untuk itu.

Sebagai komisi yang membidangi Dinas Damkar, Ketua Komisi I DPRD Bone, Saipullah Latief Manyala, mengaku sudah sering menyuarakan kekurangan armada Damkar, namun tak mendapat respon.

“Selalu diminta tambahan armada tapi selalu Pemda katakan anggaran tidak cukup. Komisi I sudah minta di Pemprov, kita dijanjikan bantuan armada, diminta 2 unit. Insya Allah semoga bisa terpenuhi” ujarnya. (eka)


Comment