MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Kepala DPPKB Makassar Andi Irwan Bangsawan menyebut lima poin strategis dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Hal itu disampaikan dalam rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kota Makassar Tahun 2025, Selasa (22/7).
Kelima poin tersebut meliputi:
Integrasi program lintas sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, pangan, dan sanitasi.
Optimalisasi data, agar program lebih tepat sasaran dan terukur.
Peningkatan kapasitas SDM, khususnya kader dan penyuluh di tingkat lapangan.
Pemberdayaan masyarakat, sebagai ujung tombak perubahan perilaku
Inovasi dan adaptasi, sesuai dengan konteks lokal dan kebutuhan riil masyarakat.
Selain fokus program, Irwan Bangsawan juga mengingatkan pentingnya penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan percepatan penurunan stunting setiap semester oleh TPPS.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah pengampu data untuk proaktif dalam mendukung pengumpulan dan pelaporan data semester I bersama sekretariat TPPS.
“Mari samakan persepsi, perkuat komitmen dan bangun langkah-langkah konkret lebih terarah,” katanya.
“Jadikan anak-anak kita generasi emas yang sehat, cerdas, dan produktif, bebas dari ancaman stunting,” Irwan Bangsawan menambahkan.
Diketahui, DPPKB Makassar menggelar rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Selasa (22/7/2025).
Rapat koordinasi di Ballroom Gedung Government Center (GMC), Jl Slamet Riyadi, Kota Makassar.
Kepala DPPKB Makassar Andi Irwan Bangsawan hadir membuka acara tersebut.
Rapat dihadiri Kepala Bidang DPPKB Makassar, perwakilan SKPD terkait, para camat atau mewakili, Kepala UPT KB se-Kota Makassar, serta seluruh penyuluh KB.(*)
Comment