MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menggelar rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Selasa (22/7/2025).
Rapat koordinasi di Ballroom Gedung Government Center (GMC), Jl Slamet Riyadi, Kota Makassar.
Kegiatan ini dibuka Kepala DPPKB Makassar Andi Irwan Bangsawan, yang juga menjadi narasumber Arah Kebijakan Pemerintah Kota Makassar dalam Mendukung Pelaksanaan Tugas dan Fungsi TPPS.
Pemateri kedua yakni Kepala Dinas P3A dan DALDUK KB Sulsel Andi Mirna, menyampaikan terkait Mekanisme Pelaporan TPPS.
Rapat dihadiri Kepala Bidang DPPKB Makassar, perwakilan SKPD terkait, para camat atau mewakili, Kepala UPT KB se-Kota Makassar, serta seluruh penyuluh KB.
Dalam sambutannya, Andi Irwan Bangsawan menekankan pentingnya konvergensi dan integrasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting.
Ia menyatakan upaya ini harus dilakukan secara berjenjang, mulai dari tahap perencanaan hingga pemantauan dan evaluasi program.
“Program percepatan penurunan stunting ini bersifat multisektoral. Oleh karena itu, koordinasi, sinergi, dan komitmen bersama dari seluruh tingkatan – mulai dari kota hingga RT/RW – sangat diperlukan agar kita bisa menurunkan prevalensi stunting secara signifikan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi capaian Makassar yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting dari 25,6 persen pada 2023 menjadi 22,9 persen pada 2024.
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa tantangan masih besar karena target RPJMD adalah menurunkan angka tersebut hingga 18 persen.(*)
Comment