PINRANG, BERITA-SULSEL.COM – Wakil Bupati Pinrang, Sudirman Bungi, memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok, khususnya beras.
Rapat yang digelar di ruang kerja Bupati Pinrang ini menekankan perlunya langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan.
Antisipasi Gejolak Harga
Sudirman Bungi menyoroti tingginya serapan beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di beberapa kecamatan. Menurutnya, kondisi ini berpotensi memicu gejolak harga jika tidak diantisipasi sejak dini.
“Kita tidak boleh lengah. Tingginya serapan SPHP harus diimbangi dengan langkah pengendalian. Jangan sampai daya beli masyarakat terganggu hanya karena harga beras melambung,” tegas Sudirman.
Selain itu, ia juga menyinggung rencana panen raya yang diperkirakan berlangsung pada November mendatang. Momen ini perlu dikelola dengan baik karena dapat memengaruhi stabilitas harga beras di pasaran.
Perkuat Gerakan Pangan Murah
Untuk menjaga harga tetap stabil dan daya beli masyarakat, Wakil Bupati Sudirman menekankan pentingnya mengoptimalkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai titik strategis.
“Gerakan Pangan Murah harus terus digelar. Ini adalah salah satu instrumen efektif dalam menjaga harga tetap terjangkau di tengah masyarakat, sekaligus mengendalikan inflasi,” tambahnya.
Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang, A. Calo Kerrang, sejumlah kepala OPD, dan pihak terkait yang tergabung dalam TPID Kabupaten Pinrang.
Comment