BULUKUMBA, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menunjukkan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang menghanguskan 12 rumah warga di Lingkungan Terang-terang, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial, pemerintah langsung menerjunkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (4/3/2026) siang di Jalan Bung Tomo. Meskipun api melalap belasan rumah beserta isinya, koordinasi intensif antarlembaga memastikan bantuan tiba tepat waktu di lokasi pengungsian.
Respons Cepat Lintas Instansi
Kepala BPBD Sulsel, Amson Padolo, menegaskan bahwa pihaknya segera bergerak begitu menerima laporan dari lapangan. Menurutnya, sinergi dengan Dinas Sosial menjadi kunci utama agar warga terdampak segera mendapatkan sentuhan bantuan darurat.
“Begitu kami menerima laporan kejadian dari BPBD Bulukumba, kami langsung berkoordinasi. Kami menyalurkan bantuan logistik bersama Dinas Sosial untuk membantu kebutuhan dasar para korban,” ujar Amson pada Kamis (5/3/2026).
Selain itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bulukumba bersama petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Bulukumba dan Bantaeng bekerja keras memadamkan api. Kerja sama lintas kabupaten ini membuahkan hasil sehingga kobaran api tidak meluas ke pemukiman padat penduduk lainnya.
Kebutuhan Mendesak Korban
Berdasarkan data sementara, kebakaran tersebut menyebabkan 12 unit rumah rata dengan tanah. Oleh karena itu, Amson menambahkan bahwa saat ini warga sangat membutuhkan tenda pengungsian dan bahan pangan untuk bertahan hidup.
“Pemprov Sulsel terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat. Kami fokus pada pemenuhan kebutuhan darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal,” jelasnya.
Kondisi Terkini di Lokasi
Hingga saat ini, petugas gabungan telah berhasil mengendalikan situasi di lokasi kejadian. Tim pemadam kebakaran tetap melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berpotensi menyala kembali.
Sementara itu, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran tersebut. Petugas terkait juga sedang menghitung total kerugian materiil yang dialami oleh para korban. Penanganan bencana ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tagana, BPBD, hingga dukungan swadaya dari masyarakat setempat.
Comment