Gubernur Sulsel Tinjau Jalan Pinrang-Enrekang Capai 57%

Gubernur Sulsel Tinjau Jalan Pinrang-Enrekang Capai 57%

PINRANG, BERITA-SULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meninjau langsung kemajuan proyek infrastruktur jalan di Kabupaten Pinrang, Sabtu (11/4/2026). Peninjauan ini menyasar pengerjaan preservasi jalan Paket 3 yang masuk dalam program Multiyears Project (MYP).

Andi Sudirman memantau dua titik utama, yakni ruas Paleteang-Malimpung-Batas Enrekang sepanjang 19 kilometer dan ruas Batas Pinrang-Kabere sepanjang 4 kilometer. Fokus kunjungan kali ini berada di Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua, untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai jadwal.

Progres Signifikan di Lapangan

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur mengungkapkan bahwa progres fisik pengerjaan telah mencapai angka 57 persen. Saat ini, para pekerja sedang merampungkan tahap pengaspalan lapis kedua serta pengecoran bahu jalan di beberapa titik strategis.

“Alhamdulillah, progres pengerjaan sudah mencapai 57 persen. Sekarang tim sedang melakukan pengaspalan layer kedua, pengecoran bahu jalan, serta pembangunan talud,” ujar Andi Sudirman saat meninjau lokasi.

Selanjutnya, ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan pembangunan infrastruktur ini secara bertahap. Program MYP tersebut menyasar berbagai wilayah prioritas yang menjadi kewenangan provinsi guna memeratakan aksesibilitas.

Dorong Konektivitas dan Ekonomi

Gubernur meyakini bahwa peningkatan kualitas jalan ini akan memperlancar konektivitas antar-wilayah secara signifikan. Selain itu, akses jalan yang mulus dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memberikan jaminan keselamatan bagi para pengguna jalan.

“Oleh karena itu, kami melakukan pekerjaan ini secara bertahap pada daerah lain juga. Kami memohon dukungan masyarakat agar seluruh proses berjalan lancar sehingga manfaatnya segera terasa,” jelasnya lebih lanjut.

Melalui perbaikan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap arus distribusi barang dan jasa antara Kabupaten Pinrang dan Enrekang semakin efisien. Pada akhirnya, infrastruktur yang mumpuni akan menjadi tulang punggung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.


Comment