MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tidak hanya berlangsung melalui kegiatan seremonial semata, tetapi juga memancarkan aksi nyata yang menyentuh masyarakat. Oleh karena itu, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Makassar menyelenggarakan Gerakan Pasar Murah dan Aksi Donor Darah untuk memeriahkan hari bersejarah ini.
Mengusung semangat tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, BBPOM di Makassar memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat nilai gotong royong, kepedulian, dan keberpihakan kepada rakyat. Sebab, masyarakat tidak hanya memaknai kemerdekaan sebagai kebebasan dari penjajahan, melainkan juga sebagai pijakan bersama untuk membangun kehidupan yang lebih sejahtera, sehat, dan berkualitas.
Kepala BBPOM di Makassar, Yosef, menegaskan komitmen lembaga dalam menghadirkan program yang berdampak langsung. “Selain menggelar berbagai lomba internal yang membangun kolaborasi tim, kami juga melaksanakan Gerakan Pasar Murah dan Aksi Donor Darah. Langkah ini sekaligus menindaklanjuti arahan Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., agar BPOM senantiasa memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Yosef.
Melalui Gerakan Pasar Murah (GPM), BBPOM di Makassar menghadirkan akses pangan aman dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Selain itu, program ini turut memperkuat ketahanan pangan warga. “GPM tidak hanya menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur, tetapi kami juga menggandeng pelaku UMKM untuk berpartisipasi. Langkah ini menjadi bentuk dukungan tegas BPOM dalam memberdayakan UMKM serta menggerakkan ekonomi kerakyatan,” tambahnya.
Di samping itu, BBPOM di Makassar juga membuka gerai edukasi interaktif di area kegiatan. Selain membagikan leaflet edukatif seputar Obat dan Makanan Aman, Cek KLIK, serta aplikasi BPOM Mobile, petugas memajang langsung berbagai produk ilegal. Hasilnya, masyarakat dapat membedakan produk aman dan semakin waspada terhadap bahaya produk tanpa izin edar BPOM.
Selanjutnya, Aksi Donor Darah menjadi wujud konkret semangat rela berkorban demi sesama. Setiap tetes darah yang mengalir dari para pendonor menjadi pilar solidaritas kemanusiaan yang menyelamatkan banyak nyawa.
“Para pahlawan merebut kemerdekaan dengan perjuangan berat, mengorbankan harta bahkan nyawa. Namun saat ini, kita tidak perlu mengangkat senjata. Cukup dengan mendonorkan darah, kita telah menjadi pahlawan kemanusiaan,” tutur Yosef penuh semangat.
Selain bernilai sosial tinggi, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa bagi tubuh pendonor. Kegiatan ini terbukti menjaga kesehatan jantung, menurunkan risiko stroke, merangsang pembentukan sel darah baru, membuang kelebihan zat besi, menurunkan kolesterol jahat, serta membantu membakar kalori.
Sementara itu, Sekretaris PMI Kota Makassar, Khudri Arsyad, menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi BBPOM di Makassar dalam menggelar donor darah berkala. Menurutnya, kolaborasi berkelanjutan ini memegang peranan kunci dalam menjaga ketersediaan stok darah sekaligus memperluas partisipasi masyarakat.
Yosef menambahkan bahwa makna kemerdekaan harus mewujud dalam tindakan nyata. “Makna Merdeka, Berdaulat, Adil, dan Makmur bukan sekadar rangkaian kalimat, melainkan harus hadir nyata di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, BBPOM di Makassar terus mengambil peran strategis untuk mendukung cita-cita tersebut,” ungkapnya.
Ia menuturkan bahwa kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat yang harus diisi dengan karya, kepedulian, serta gotong royong. Gerakan Pasar Murah dan Donor Darah ini menjadi langkah nyata BBPOM di Makassar untuk hadir lebih dekat serta meningkatkan derajat kesehatan warga.
Sebagai penutup, Yosef menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang menyukseskan acara ini. “Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Perum Bulog, PMI Kota Makassar, para distributor, pelaku UMKM, serta seluruh panitia BBPOM di Makassar yang telah bekerja keras,” pungkasnya.
Comment