MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Suasana Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Selatan mendadak riuh dan riang. Anggota Fraksi Partai Gerindra, Firmina Tallulembang, menyampaikan pandangan umum fraksinya dengan gaya yang tidak biasa. Ia menyisipkan bait pantun menarik untuk menyentil Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel agar memberi perhatian ekstra pada wilayah Toraja.
Politisi perempuan dari Daerah Pemilihan (Dapil) X yang meliputi Tana Toraja dan Toraja Utara tersebut menilai pembangunan infrastructure di Kawasan Toraja masih membutuhkan sentuhan nyata. Lewat untaian kata-kata puitis, Firmina mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menyisihkan potensi pariwisata serta kebutuhan dasar masyarakat di kawasan pegunungan tersebut.
“Melalui kesempatan ini, kami dari Fraksi Gerindra ingin menegaskan kembali komitmen pemerataan pembangunan. Toraja adalah wajah pariwisata Sulsel yang memikat dunia, maka jangan sampai pemerintah melupakan penataan infrastruktur jalan dan fasilitas penunjangnya,” ujar Firmina di hadapan jajaran eksekutif dan anggota pimpinan dewan.
Aksi Firmina membacakan pantun langsung memancing tepuk tangan riuh dari para peserta rapat paripurna. Langkah unik ini terbukti efektif mencairkan suasana sidang yang tadinya kaku. Namun, pesan tersirat di balik pantun tersebut menyampaikan kritikan mendalam terkait prioritas anggaran daerah.
Fraksi Gerindra DPRD Sulsel terus mendorong agar alokasi APBD mendatang dapat menyasar perbaikan akses jalan provinsi yang rusak di wilayah pegunungan. Selain itu, mereka meminta Pemprov Sulsel menggenjot sektor ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal guna menopang sektor pariwisata Toraja.
Masyarakat Toraja menaruh harapan besar pada artikulasi politik seperti ini. Mereka menginginkan program pemerintah pusat dan daerah betul-betul bersinergi demi menyejahterakan warga, memperlancar konektivitas, serta memajukan destinasi wisata unggulan di Sulawesi Selatan.
Comment