BONE, BERITA-SULSEL.COM– Penggunaan surat rekomendasi oleh petani untuk pengambilan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar, sempat menimbulkan masalah karena ditemukan bukti solar tersebut dijual ke luar daerah Kabupaten Bone, untuk memperoleh untung yang lebih banyak.
Diduga, solar yang dikumpulkan atas dasar surat rekomendasi dari Dinas Pertanian, dibawa ke beberapa wilayah tambang dengan harga 2 kali lipat dari harga pembelian. Untuk itu, Dinas Pertanian bergerak cepat dengan membatasi pengambilan surat rekomendasi sekaligus melakukan survey ke beberapa pengguna.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bone, Andi Asman Sulaiman, melalui sambungan telepon, Senin (12/9/22), mengatakan pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan TNI, Polri dan para Camat untuk mencari solusi terbaik agar surat rekomendasi tidak lagi digunakan oleh penyelundup.
“Saat ini saya lagi berkoordinasi dengan TNI, polisi dan camat, bagaiman supaya ada pengawasan dibawah nantinya”, kata Asman.
Selain pengawasan, Asman juga berencana mengalihkan pengambilan surat rekomendasi yang awalnya hanya dikeluarkan oleh Dinas Pertanian dan akan dialihkan ke UPT Pertanian di Kecamatan. Apalagi, SDM Dinas Pertanian sangat terbatas sehingga tidak bisa mengawasi ketat pengambilan surat rekomendasi tersebut.
“Untuk sementara belum, rekomendasi masih di Dinas Pertanian, kita akan verifikasi data dulu, kumpulkan data valid, lalu tunggu Perbup dan kita akan langsung kroscek kebawah”, tutupnya. (eka)
Comment