BP3A Makassar Terus Mendampingi Ratusan Kasus Kekerasan Anak

Kaban BP3A, Tenri A Palallo saat berkomunikasi dengan tim investigasi tentang kasus kekerasan perempuan dan anak diruang kerjanya. Kamis, (27/10/2016)
Kaban BP3A, Tenri A Palallo saat berkomunikasi dengan tim investigasi tentang kasus kekerasan perempuan dan anak diruang kerjanya. Kamis, (27/10/2016)

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tahun ini, beberapa kekerasan terhadap perempuan dan anak terjadi di Kota Makassar. Berbagai macam alasan pun terlontar dari mulut para predator menjadi penyebab kasus ini, bahkan kasus ini menjadi viral di media sosial ataupun pemberitaan media.

Untuk itu, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Makassar telah melakukan beberapa pemdampingan khusus terhadap kurang lebih 100 kasus seperti ini yang mayoritas kekerasan seksual, sodomi, pencabulan dan pemerkosaan di bawah umur.

Kepala BP3A Kota Makassar, Tenri A Palallo mengaku, pihaknya sudah menginvestigasi seluruh kasus yang menimpa anak dibawah umur tersebut. Bahkan, BP3A Kota Makassar memiliki tim investigasi yang terjun langsung ketika terjadi kasus serupa.

“Pernah sehari 4 kasus kekerasan seksual kita ditangani sekaligus, bahkan pada saat kejadian seperti itu kita langsung mendampingi terus sampai selesai,” aku Tenri di ruangannya Kantor Balaikota Jalan Ahmad Yani. Kamis, (27/10/2016)

Lebih lanjutnya, Tenri mengungkapkan, selain mendampingi secara khusus tepatnya kasus hukumnya. Kata Tenri, pendampingan kepada dampak dari kejadian korban pun juga telah dilakukan oleh pihaknya.

“Pendampingannya itu secara menyeluruh, mulai sisi psikologinya, pendidikannya dan mengembalikan mental si anak kembali seperti semula,” ungkapnya.

Dari informasi yang diperoleh, BP3A saat ini melakukan pendampingan bagi korban sodomi yang di lakukan oleh salah seorang guru SMP Negeri di Makassar.(Danduru)


Comment