Persaingan Ketat Seleksi JPTP Maros: Nama-Nama Unggulan Mulai Terlihat

Chaidir Syam

MAROS, BERITA-SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Maros telah merilis hasil dari tiga tahapan penting dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), meliputi uji kompetensi, penyusunan makalah, dan wawancara akhir.

Sejumlah 30 peserta menunjukkan performa dengan nilai yang bervariasi, menampakkan calon-calon unggulan di setiap formasi.

Pada uji kompetensi, nama Herwan dari Bagian Pemerintahan mencuat sebagai peraih nilai tertinggi dengan skor 93,75, disusul oleh Frans Johan (Satpol PP) dan Wempi Sumarlin yang sama-sama meraih 90,97.

Tahap penyusunan makalah menampilkan keunggulan peserta di berbagai formasi. Abbas Maskur menonjol, memimpin di formasi Kepala Badan Kesbangpol (87,60) dan kembali mencatat nilai tertinggi di Dinas Perhubungan (90,60).

Syamsuddin unggul di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (91,20), sementara Andi Irfan Paharuddin memimpin di Dinas Lingkungan Hidup (89,60).

Nama-nama lain dengan nilai tertinggi di tahap ini:

  • Sekretaris DPRD: Sukartono (90,80)

  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai (90,00)

  • Dinas Perikanan: Muhisal (90,27)

  • Badan Keuangan dan Aset Daerah: Wempi Sumarlin (90,53)

  • Dinas P3A, Dalduk, dan KB: Muhammad Aris (92,00)

  • Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan: Jamaluddin (90,20)

Pada wawancara akhir, Kamaluddin Syam mencatatkan nilai tertinggi di formasi Kepala Badan Kesbangpol dan Dinas Perhubungan (91,01). Syamsuddin kembali unggul di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (91,54). Andi Wandi Bangsawan Putra Patabai menunjukkan konsistensi dengan nilai tertinggi di Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (91,74).

Jamaluddin memimpin pada formasi Dinas Perikanan dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dengan nilai 92,58. Sementara itu, Muhisal meraih nilai tertinggi di Badan Keuangan dan Aset Daerah (87,43), dan Syamsuddin memimpin di Dinas P3A, Dalduk, dan KB (91,54).

Ketua Sekretariat Seleksi Terbuka, Andi Sri Wahyuni AB, menjelaskan bahwa tahapan selanjutnya adalah penetapan tiga besar untuk setiap formasi jabatan. Setelah pengumuman tiga besar dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), peserta akan memasuki tahap krusial, yaitu wawancara langsung bersama pimpinan daerah.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga proses seleksi tetap profesional dan transparan. “Seluruh mekanisme seleksi disusun untuk memastikan prosesnya objektif dan terbuka,” tegasnya.

Bupati Chaidir Syam juga mengajak partisipasi publik untuk memberikan masukan konstruktif terkait rekam jejak peserta yang telah lolos administrasi. Ia memastikan akan terlibat langsung dalam tahapan akhir.

“Saya akan melakukan sesi wawancara langsung dengan para peserta yang mencapai tahap final,” tutupnya.


Comment