
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Adanya peralihan status sekitar 16 ribu guru SMA/SMK Kabupaten/Kota ke Provinsi, pada Oktober lalu mendapat banyak reaksi.
Salah satunya adalah reaksi dari Tokoh Pendidikan Kota Makassar, Andi Mustaman. Ia mempertanyakan nasib guru honorer di lingkup SMA sederajat yang masih belum ada keputusan status.
Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar meminta agar pemerintah tak boleh mengorbankan mereka yang telah mengabdi dalam dunia pendidikan.
“Pemerintah Provinsi harus berpikir agar para honorer bisa mendapatkan upah yang layak. Honor mengajar mereka yang selama ini sangat memprihatinkan, dipastikan bakal berkurang lagi dengan dihapusnya bantuan hibah dari Pemkot atau Pemda,” ujar tokoh pendidikan Kota Makassar ini.
Dosen Ilmu Sosial dan Politik ini menegaskan, saat ini jumlah PNS di Pemprov Sulsel mencapai angka 12 ribu orang. Jumlah tersebut menyerap anggaran mencapai Rp2 triliun. Sedangkan jumlah guru SMA sederajat mencapai lima ribu orang. Sehingga, Pemprov Sulsel membutuhkan tambahan anggaran lebih besar lagi. (*)
Comment