Dukung Hilirisasi Kopi, Ketum Kogaba Serahkan Proposal Alat Pengering ke Dinas Pertanian Barru

Dukung Hilirisasi Kopi, Ketum Kogaba Serahkan Proposal Alat Pengering ke Dinas Pertanian Barru

BARRU, BERITA-SULSEL.COM — Ketua Umum Komunitas Gerakan Bersama Pemuda (Kogaba), A. Maskur, S.Kep., Ners., M.Kes., mengambil langkah nyata untuk mendukung program hilirisasi komoditas perkebunan di daerah. Langkah ini ia tunjukkan saat menggelar audiensi sekaligus menyerahkan proposal pengadaan alat pengering kopi kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., pada Jumat (5/6/2026).

Kepala Dinas Pertanian Barru, Ir. Ahmad, M.M., menyambut langsung kehadiran pengurus Kogaba di ruang kerjanya. Dalam pertemuan hangat tersebut, kedua belah pihak membahas langkah kolaboratif strategis guna mendorong percepatan hilirisasi kopi sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Barru.

Menjaga Kualitas Pasca-Panen Kopi Barru

Menurut A. Maskur, pengajuan proposal pengering kopi ini merupakan komitmen konkret Kogaba dalam mendampingi petani lokal. Selama ini, kendala utama petani sering kali berada pada proses pengeringan yang masih tradisional, terutama saat musim hujan tiba.

“Kogaba hadir untuk memastikan petani kita tidak hanya produktif di sektor hulu, tetapi juga memiliki daya saing yang kuat di sektor hilir. Melalui bantuan alat pengering kopi ini, petani dapat menjaga kualitas pasca-panen secara maksimal, sehingga nilai jual kopi Barru bisa meningkat signifikan,” tegas Maskur.

Oleh karena itu, penyediaan teknologi pasca-panen menjadi kunci penting agar kopi Barru mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Respon Positif Pemerintah Kabupaten Barru

Menanggapi inisiatif tersebut, Ir. Ahmad, M.M., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian dan dukungan nyata dari Kogaba. Pemerintah daerah menilai bahwa keterlibatan organisasi pemuda dan masyarakat sangat membantu percepatan program penataan pertanian.

“Kami akan segera menindaklanjuti proposal ini. Sinergi seperti inilah yang sebenarnya kita butuhkan untuk mempercepat terwujudnya industri pengolahan kopi yang mandiri di daerah. Lagipula, kita memiliki target yang sama, yakni meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani kopi Barru,” ungkap Ahmad optimis.

Pada akhir pertemuan, A. Maskur menyerahkan dokumen proposal tersebut secara langsung kepada Ir. Ahmad sebagai simbol dimulainya kolaborasi jangka panjang antara Kogaba dan Dinas Pertanian Barru demi kemajuan sektor perkebunan daerah. (*)


Comment