Gandeng Camat Bontoala, Perumda Parkir Makassar Prioritaskan Rekrutmen Jukir Lokal

Gandeng Camat Bontoala, Perumda Parkir Makassar Prioritaskan Rekrutmen Jukir Lokal

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Perumda Parkir Makassar Raya terus memperkuat tata kelola perparkiran dengan merangkul pemerintah wilayah. Langkah strategis ini terlihat saat jajaran direksi menggelar roadshow sosialisasi dan rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Bontoala, Jumat (12/6/2026).

Pertemuan penting tersebut menghadirkan Camat Bontoala, para lurah, serta jajaran manajemen Perumda Parkir Makassar Raya. Melalui diskusi ini, semua pihak sepakat untuk menciptakan sistem perparkiran yang lebih tertib, transparan, dan profesional.

Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali, menegaskan bahwa pihak kecamatan dan kelurahan merupakan ujung tombak pemerintahan. Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat menjadi kunci utama dalam membenahi karut-marut perparkiran di Kota Makassar.

“Kecamatan dan kelurahan tahu persis kondisi wilayah mereka. Kami menerima banyak masukan berharga dalam diskusi ini, mulai dari pendataan juru parkir (jukir), pengawasan titik parkir, hingga usulan rekrutmen tenaga kerja lokal,” ujar Adi Rasyid Ali.

Secara khusus, Adi menjelaskan bahwa Perumda Parkir akan memprioritaskan warga lokal untuk menjadi juru parkir resmi. Langkah ini bertujuan agar perputaran ekonomi dari sektor perparkiran dapat memberi manfaat langsung kepada masyarakat setempat.

Selain itu, manajemen Perumda Parkir juga akan membagikan data jukir dan titik parkir resmi kepada pihak kecamatan dan lurah. Integrasi data ini bertujuan untuk mempermudah pengawasan dan pembinaan di lapangan.

“Kami ingin pak camat dan para lurah memegang data yang sama. Penataan parkir memang penuh tantangan, namun kerja sama yang solid akan membuat optimisme kami menjadi kenyataan,” tambah pria yang akrab disapa ARA ini.

Respons Positif dari Kecamatan Bontoala

Gayung bersambut, Camat Bontoala, Fataullah, mengapresiasi penuh inisiatif dari Perumda Parkir Makassar Raya. Menurutnya, seluruh lurah di wilayah Bontoala siap mendukung penuh program kolaborasi tersebut demi kenyamanan publik.

“Sosialisasi ini sangat tepat waktu. Kehadiran Perumda Parkir membantu kami mengatasi masalah klasik, seperti menjamurnya parkir liar dan penetapan tarif sepihak yang kerap merugikan warga,” ungkap Fataullah.

Sebagai langkah konkret, pihak kecamatan segera mendata para jukir liar yang selama ini beroperasi di wilayah Bontoala. Selanjutnya, pemerintah kecamatan akan mengarahkan mereka untuk mendaftar secara resmi ke Perumda Parkir Makassar Raya.

Fataullah juga menambahkan bahwa jukir yang terdaftar secara resmi akan mendapatkan banyak keuntungan legal. Mereka tidak hanya memperoleh legalitas hukum saat bertugas, tetapi juga mendapatkan pembinaan berkala serta jaminan perlindungan sosial.

Melalui program roadshow yang konsisten ini, Perumda Parkir Makassar Raya berharap mampu mengikis praktik pungli di jalanan. Pada akhirnya, sinergi ini diharapkan dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang optimal sekaligus menghadirkan ketertiban bagi warga Kota Makassar. ()


Comment