LUWU, BERITA-SULSEL.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menggelar konsolidasi pemberantasan korupsi yang dihadiri eksekutif dan legislatif.
Kegiatan ini mengangkat tema “Monitoring dan Evaluasi Rencana Aksi Program Pemberanrasan Korupsi Terintegrasi” dilaksanakan kantor DPRD Kabupaten Luwu, Selasa 05 Desember 2017.
Perwakilan KPK, Heri Nurdin mengulas pemberantasan korupsi pada level pemerintahan daerah. Tahun 2017 ini, pihaknya sudah dua kali membahas hal tersebut. Dimulai identifikasi di awal April 2017. Kemudian Mei 2017 rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi.
“Pada Mei lalu, ada agenda penting yakni penandatangan komitmen bersama terkait pemberantasan korupsi terintegrasi yang dihadiri seluruh bupati dan walikota se Indonesia,” kata Heri.
Heri mengharapkan, setiap daerah betul-betul ada komitmen kuat untuk melasanakan program pemberantasan koruspi.
“Kalau 2018 nanti tidak kelihatan komitmennya, tidak ada progres sama sekali, tim penindakan akan masuk di daerah bersangkutan. Hari ini, di Luwu saya melihat komitemen itu ada,” jelasnya.
“Saya mau, eksekutif dan legislatif sama-sama harmonis dalam hal menjunjung kebenaran. Jangan sampai kasus seperti di Sumatera Utara, Bengkulu dan Jambi, terjadi di Luwu ini,” imbaunya.
Heri juga menekankan pentingnya melakukan pengawasan pada pengadaan barang dan jasa. “Di situ jangan ada lagi memperkaya diri sendiri, koorporasi dan lain sebagainya. Perkaya dirilah secara legal, sesuai aturan,” ujarnya.
“Sebelum ketok palu APBD 2018, jangan ada nego-nego. Jangan ada penyuapan dan pemerasan disitu. Terima kasih Bupati Luwu yang sudah menerima kami, dan kita sama-sama berkomitmen melakukan pemberantasan korupsi secara terintegrasi, ” jelas Heri.
Bupati Luwu, Andi Mudzakkar saat menerima kedatangn tim Komisi Pemberantasan Korupsi menuturkan, sistem sangatlah berpengaruh pada baik atau tidaknya sebuah pemerintahan.
“Sistem itu paling penting. Banyak orang baik, tapi karena hidup dalam sistem yang buruk, maka buruk yang mempengaruhinya. Sebaliknya, orang tidak baik sekalipun, tapi hidup dalam sistim yang baik, maka lambat laun ia akan berubah sesuai sistim tersebut,” ujar Mudzakkar. (hasdar)
Comment