MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Intakindo) berkomitmen menciptakan tenaga ahli yang profesional dalam bidang konstruksi.
“Sebagai organisasi konsultan di Indonesia, Intakindo berkomitmen untuk mencetak tenaga ahli dalam bidang konsultan dan konstruksi,” tegas Ketua Umum Intakindo, Dr Ir Djoko Soepriyono, MT, SH, M.Hum, dalam membuka acara Musyawarah Provinsi Intakindo Sulawesi Selatan, di Hotel Singgasana, Minggu (18/02/2018).
Lebih lanjut, ia mengatakan, sebagai organisasi konsultan, Intakindo tidak semerta-merta mengedepankan konsultasi saja, bahkan organisasi ini (Intakindo), juga mampu menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli dalam berbagai bidang.
“Jadi Intakindo itu sebenarnya hanya labelnya saja yang konsultan, tapi kami juga sebagai mitra LPJK, membantu masyarakat untuk mendafat legalitas keahlian,” ucapnya.
APalagi, kata dia, Intakindo memiliki visi dan misi untuk menjadi organisasi profesi yang terdepan. Serta memfasilitasi sertifikasi kompetensi/profesi sebagai pengakuan keahlian secara nasional dan internasional, dan pengembangan profesi berkelanjutan.
Selain itu, lanjut Djoko, pihaknya turut terlibat memelihara etika profesi tenaga ahli konsultan Indonesia. Dan memberikan pelayanan, pemberdayaan serta perlindungan kepada seluruh anggota Intakindo.
“Kami memiliki visi dan misi secara tersistematis. Karena pengurus Intakindo sudah tersebar di 29 Provinsi,” terangnya.
Hal senada dikemukakan, Ketua Provinsi Intakindo Sulsel, Ir H. Atman Arsyad Sukma. Menurutnya, Intakindo dari awal telah berkomitmen dan berkontribusi menciptkan SDM yang ahli dalam bidang konsultan.
Maka dari itu, kata dia, Intakindo Sulsel sangat berpengaruh mengayomi masyarakat yang berjiwa konsultan untuk mendapat legitimasi dari instansi terkait seperti LPJK.
“Untuk kedepannya, kami juga akan menggalang kerjasama dengan berbagai institusi yang berkaitan dengan Intakindo, baik institusi pendidikan maupun lembaga sertifikasi,” janjinya.
Diketahui, dalam Musyawarah Provinsi Intakindo Sulawesi Selatan juga dirangkaikan dengan pelantikan jajaran pengurus periode 2018-2022. (*)
Comment