BERITA-SULSEL.COM – Andi Anugerah Panan Raya P, salah satu mahasiswa Jurusan Hukum Perdata Fakultas Hukum Univesitas Muslim Indonesia akan mempresentasikan hasil penelitian di Amsterdam Belanda pada bulan September 2018.
Workshop yang diadakan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Cabang Belanda (IKA Unhas Belanda).
Workshop tersebut mengambil tema “ Dibalik Kehidupan Masyarakat Pulau Lanjukang“ Diawali dari keikutsertannya sebagai Wakil Ketua Yayasan Jantung Inspiratif akhirnya membuat dirinya terjun secara langsung untuk mengunjungi pulau Lanjukang.
Pulau Lanjukang salah satu pulau terluar Kota Makassar. Keberdaan pulau Lanjukang yang letaknya di ujung membuatnya sulit untuk dijangkau. Sehingga banyak sekali permasalahan sosial yang timbul.
Melihat fenomena sosial yang dihadapi masyarakat, khusunya terhadap permasalahan hukum kelautan. Melalui penelitian dan kajian yang dituangkan dalam artikel tersebut akan dipresentasikan di hadapan mahasiwa di Belanda.
Hal ini sebagai salah satu bentuk nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Penelitian yang dilakukan dengan beberapa tahap ini, diharapkan mampu membawa solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat Pulau Lanjukang maupun secara umumnya,” ujarnya.
“Berangkat dari fenomena sosial yang dialami masyarakat Pulau Lanjukang, akhirnya saya memberikan pengetahuan secara berkala dan pendampingan terkait hukum kelautan. Sehingga masyarakat memahami dengan jelas tentang hukum yang mengatur kelautan,” jelas Andi Anugerah Panan Raya P.
Melalui workshop ini, diharapkan dapat memberikan informasi kepada mahasiswa sehingga mereka mampu menjadi penegak hukum dan fasilitator dalam mensosialisasikan hukum kelautan kepada masyarakat, khususnya di pulau.
Berdasarkan keterangan salah satu warga Pulau Lanjukang, B. Jala yang juga ketua RT Pulau Lanjukang mengatakan, masyarakat yang tinggal di pulau tersebut memiliki pengetahuan rendah terhadap hukum, khususnya laut.
Padahal, jelas B Jala, laut salah satu ibu bagi mereka yang akan menghidupi kehidupan masyarakat.
“Untuk itu perlu adanya pendampingan secara khusus untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait hukum laut,” jelasnya.
“Pulau Lanjukang sebagi pulau cantik dan sering sekali menjadi sasaran orang yang kurang bertanggung jawab,” tambha B Jala
Comment