BERITA-SULSEL.COM – Melalui gerakan tabungan amal seribu rupiah sehari para member OB Foundation, telah diserahkan bantuan berupa bangku dan meja belajar, bahan bangunan semen serta beberapa lembar tripleks maupun perlengkapan belajar mengajar.
Tabungan amal tersebut ke sekolah MIS YAPIT di Dusun Borong Nangka, Kecamatan Tompobulu, Kabupate Gowa pada kegiatan SRS ke 17 OB Foundation tanggal 28 hingga 29 April 2018.
OB Foundation adalah salah satu lembaga yang konsen untuk berbagi dan membantu ke madrasah atau sekolah di pelosok dan pegunungan. Sekolah tersebut memiliki fasilitas sangat terbatas, bahkan sangat tidak layak jika dibandingkan dengan sekolah di perkotaan yang memiliki akses lebih baik.
Hal ini disampaikan Hasfiah Firdaus, salah satu pengurus OB Foundation, Selasa (1/5/2018). “Alhamdulillah, kegiatan ini adalah yang ke 17 kalinya kami laksanakan untuk meringankan beban perjuangan saudara-saudara kita para pejuang pendidikan di pelosok,” ujarnya.
“Madrasah Ibtidaiyah Borong Nangka sangat layak kita bantu, kekurangan bangku dan meja belajar, lantainya dari tanah berdebu, dindingnya hanya setengah yang terbuat anyaman bambu. Sangat memprihatinkan,” tambah Hasfiah yang juga salah satu guru di Kota Makassar.
Kata dia, OB Foundation adalah lembaga yang berdiri sejak 18 Agustus 2015, bermula dari komunitas grup Facebook Orang Boegis, kemudian bermetamorfosis menjadi lembaga.
Hal senada diungkapkan Murdock Jie salah satu pendiri OB Foundation. Kata dia, OB awalnya dari group FB, kemudian muncul ide, daripada hanya sekedar jadi ajang bercanda saja yang nyaris tidak ada manfaat lebihnya, sebulan setelah terbentuk grup OB mulai digagas tabungan amal seribu rupiah sehari.
“Alhamdulillah teman-teman menyambutnya dengan baik,” katanya.
“Selain itu, kami juga telah membantu pembangunan beberapa masjid melalui program lelang infaq OB Foundation, tak jarang kami ikut turun jika ada bencana dan musibah kebakaran di Kota Makassar melalui program OB Peduli,” tambahnya.
“Alhamdulillah, semakin banyak saudara-saudara kita yang ikut bergabung di program OB Foundation lakukan. So, ajak kepada siapapun yang mau bergabung. Kedepan kita akan tingkatkan peran OB foundation bahkan bila memungkinkan akan membangun ruang-ruang kelas di pelosok kampung yang layak ditempati anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa untuk belajar,” pungkas Murdock, sapaan akrab M Jie di komunitas OB Foundation yang berprofesi sebagai pengusaha percetakan di Kota Makassar.
Kata dia, perjuangan yang dilakukan OB Foundation memang patut diacungi jempol, tak jarang mereka harus menempuh perjalanan panjang dan berliku untuk mencapai sasaran sekolah yang hendak mereka datangi untuk berbagi.
“Banyak cerita seru dari para member yang turut serta ke lokasi penyerahan bantuan, mulai dari mabuk perjalanan hingga menangis histeris ketakutan melalui jalan terjal dan jurang di kiri-kanan jalan. Bahkan, dibeberapa tempat tak jarang hampir celaka karena medan yang berat,” terangnya.(*)
Video OB Foundation
Comment