
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Fasilitas yang dimiliki Puskesmas Watampone di Jalan Besse Kajuara, Kabupaten Bone cukup memprihatinkan. Pasalnya, dibalik adanya pengadaan mobil dinas yang harganya mencapai miliaran rupiah. Ranjang yang ada di Puskesmas ini tak layak pakai lagi.
Ranjang pasien ini hanya disanggah menggunakan tiang balok kayu. Pasalnya, ranjang tersebut sudah mengalami kerusakan dan ditakutkan akan roboh. Bukan hanya ranjang pasien, sebuah kursi yang ada di ruang tunggu, kakinya juga sudah patah. Tetapi ditopang dengan menggunakan pecahan batu bata dan sebatang bambu.
Seorang keluarga pasien yang namanya tak mau ditulis mengaku, dirinya sangat kecewa dengan fasilitas yang ada di Puskesmas Watampone. Semuanya sudah tidak layak pakai.
“Mungkin kami ini peserta Jamkesmas, sehingga kondisi layanannya seperti ini. Saya yakin setiap tahunnya Puskesmas (Watampone) mendapat kucuran anggaran pemeliharaan, baik sarana maupun prasarana, apa lagi pasien yang dirawat inap dikemanakan pungutan,” ujarnya dengan nada protes.
Kepala Puskesmas Watampone, Syamsidar yang dikonfirmasi membantah mengenai fasilitasnya yang memprihatinkan. Menurutnya, ranjang yang ditambahkan balok kayu itu hanya sebagai penyangga di kamar darurat. Sejak dilakukan renovasi gedung baru, Juli 2015, beranjang penopang kayu itu dijadikan kamar darurat.
“Itu hanya kamar darurat. Sebenarnya itu perumahan dulu, tapi ada rehab dan pembangunan gedung baru jadi kita fungsikan itu. Dari pada tidak ada kamar sementara pasien terkadang membeludak, yah kita fungsikan saja itu,”ujarnya kepada BERITASULSEL.COM, Sabtu, (23/1/2016).
Syamsidar pun berharap kepada keluarga pasien bersabar atas kondisi itu karena tidak lama lagi semua akan dipindahkan ke gedung baru.
“Kami minta keluar pasien bersabar, saat ini, pasien belum bisa dipindahan karena air di gedung baru belum mengalir. percuma juga pindah kalau air di gedung baru belum mengalir. Sementara ini kita melakukan pengeboran,” kata Syamsidar.
Sementara, Ketua LSM Merdeka Kabupaten Bone Alfian Anugerah mengungkapkan, fasilitas tempat tidur pasien yang ada di Puskesmas Watampone sangat memprihatinkan sekali dan sudah sangat tidak layak untuk dipakai.
“Kalau fasilitas tempat tidur pasien tiangnya terbuat dari kayu bukankah itu membuat kita gerah mendengarnya, jangan sampai pasien yang dirawat diharapkan sembuh malah tambah sakit dengan kondisi fasilitas seperti itu,”ujarnya.
Lanjut mantan Anggota DPRD Bone, mengungkapkan yang seperti ini yang harus menjadi perhatian bagi Dinas Kesehatan (Dinkes)
“Ini harus menjadi perhatian dan segera memperbaikinya. Apalagi puskesmas ini berada pada wilayah kota, Dinkes harus menyegerakan itu,”ungkapnya. (Yus)
Baca Juga
RPJM desa di Bone Rampung Februari Mendatang
Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Bone Terus Meningkat
Comment