MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Semenjak digelarnya Makassar Internasional Eight Festival (F8) dimulai 10-14 Oktober 2018 di Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Para pedagang mulai merasakan dampaknya keuntungan tak didapatkan sebelumnya.
Mulai jenis makanan, penjual Mie Bakso, Batagor, Pisang Epe, Pop Ice, Empek-empek, Bakso Bakar, Gorengan Jalankote, Somay dan lain-lain.
Tak terkecuali Pemilik Badut Losari yang biasa mangkal di Anjungan mengakui larisnya usaha dia. Walau pun banyak saingan, ia pun tidak gentar.
“Keuntungannya sudah dua kali lipat dari sebelumnya. Sehingga inovasi bapak Danny Pomanto (Wali Kota Makassar) harus dipertahankan. Karena bisa menghidupkan ekonomi pengusaha kecil seperti saya,”ungkap Pemilik Badut Losari, Daeng Rala.
Diketahui kostum Badut yang ditampilkan yakni Boboboy, Hello Kitty, Mini Mouse dan Prozen. Kenapa? memilih konsep itu, karena penggemar mulai anak-anak, hingga remaja jaman now menyukainya.
“Sekali memotret langsung jadi, kami tarifkan Rp 20 ribu. Sedangkan omzetnya per-hari Rp 300 ribu. Alhamdulillah semua patut kita syukuri. Selain untuk mengambil gambar melalui handphone, bayar seiklasnya,”tutur Daeng Rala yang juga sebagai petugas kebersihan ini.
Comment