Pemenang Duta Bandara 2019, Hari Ini Diumumkan

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – PT Angkasa Pura I (Persero) mengumumkan pemenang pemilihan Duta Bandara 2019, sesi grand final yang dilaksanakan di Hotel Four Points, Makassar, Senin (15/4/2019).

Dari 48 peserta yang menjadi finalis dan berhak tampil digrand final, akhirnya terpilih Nyoman Trya Wahyudha dan Komang Ayu Sintya Dewi dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai Duta Bandara terbaik 2019.

Sedangkan Duta Bandara Fotogenik berhasil dimenangkan Faris Bimananta Saputra yang mewakili Bandara Adisutjipto Yogyakarta dan Nor Rizqi Fadhila dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Duta Bandara Favorit dimenangkan Badik Choirudin dari Bandara Juanda Surabaya dengan total vote sebanyak 1.454 votes dan Ni Komang Sri Maya Dian wakil dari Bandara Lombok Praya dengan total vote sebanyak 2. 301 vote.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji menyampaikan selamat kepada para pemenang Duta Bandara 2019 dan seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi dalam ajang ini.

“Semoga para Duta Bandara 2019 terpilih dapat mengembangkan dan mengaktualisasikan diri, serta berkontribusi terhadap promosi dan edukasi mengenai peraturan dan layanan yang ada di bandara,” katanya.

Menurut Devy, 48 finalis Duta Bandara ini nantinya juga akan mempromosikan pariwisata daerahnya masing-masing melalui berbagai kegiatan, baik itu thematic event terkait pariwisata, tourist information center di tiap bandara, serta kegiatan pariwisata lainnya.

Kata Devy, 48 Duta Bandara 2019 ini akan ditempatkan di 13 bandara Angkasa Pura I. Dengan harapan mereka bisa turut meningkatkan citra perusahaan melalui berbagai kegiatan promosi layanan bandara, pariwisata, dan kebudayaan daerah.

Devy menjelaskan ajang Duta Bandara 2019 ini diikuti oleh 207 pendaftar. Dengan proses pendaftaran serta seleksi finalis dilakukan di 13 kantor cabang Angkasa Pura I sejak awal Februari hingga akhir Maret 2019. Hingga tersaring 48 finalis yang masuk sesi grand final yang digelar di Makassar.

Sebelum menjalani babak grand final, peserta menjalani masa karantina 3 hari. Selama karantina, para finalis diberikan materi mengenai kebandarudaraan, airport services and hospitality, pariwisata dan budaya, kepedulian sosial, pengetahuan tentang narkoba, corporate brand image, catwalk and body language, pembuatan konten media sosial, teknik komunikasi, beauty class, dan peran duta bandara,” paparnya. (*)


Comment