
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sejak 2006 digagas membentuk Yayasan Samara salah satu kegiatan adalah lembaga pendidikan kebidanan, Tahun 2007 mendirikan kampus diberi nama AKBID Ina’U sekaligus mulai menerima mahasiswa baru.
Demikian ditegaskan Direktur Akbid Ina’U Makassar, dr. H. Rahman Rauf, SpOG, di kampusnya awal Mei 2016. Dua tahun kemudian perjalanan kampus ini, mengalami perubahan nama yayasan diberia nama baru, Yayasan Pendidikan Sintomu Ina’U. Nama tersebut diambil dari dua kata bahasa Wotu di Luwu Timur.
Arti kata itu menurut tamatan SD Neg. 1 Wotu Kab. Luwu 1975, Sintomu berarti pertemuan sedangkan Ina’U adalah ibu, jadi Sintomu Ina’U punya arti pertemuan dengan ibu.
“Di jajaran Kopertis Wilayah IX Sulawesi, AKBID Ina’U, satu-satunya kampus dengan direktur seorang dokter spesialis kandungan. Kondisi demikian menjadikan kampus semakin besar peluang pengembangan karena didukung sumber daya dosen berkualitas,” tegas pria kelahiran Wotu 15 Agustus 1962 ini
Pengembangan kampus terus dilakukan, sejalan niat awal meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Civitas akademika kampus mempersiapkan perubahan status jadi STIKES Ina’U dengan menambah beberapa prodi baru di antaranya, keperawatan gigi, D4 Kebidanan serta kesehatan masyarakat,” tandas Direktur RSB Ibu dan Anak Rappang Kab. Sidrap Sulsel 1994-1997 ini. (wahab/yahya)
Baca Juga
Kopertis IX Sulawesi Gelar Seminar Nasional
Ini 12 Kampus Pernah Bermasalah di Sulsel, Masih dalam Pembinaan Kemenristek
Maba Harus Hati-Hati Pilih Kampus, Banyak Prodi di Sulsel Ilegal
Comment