Plt Lurah Biring Romang Kunjungi Balita Penderita Kanker Mata

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Plt. Lurah Biring Romang, Sofiawati, SE dengan didampingi Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Ambang Ardi Yunisworo, Sekretaris Kelurahan Biring Romang, Idawati, SE dan Bendahara Komunitas Birma Peduli, Ela Yunisworo serta Ketua ORW 03, Herman, Kamis (5/9) malam, menyempatkan diri mengunjungi salah seorang warganya yang masih berusia balita dan telah divonis dokter menderita kanker mata stadium 4.

Kepada Media Sulsel usai mengunjungi warganya, Sofi menjelaskan, bahwa balita atas nama Al Zaidan Asmiadi, yang lahir pada 4 Januari 2018 merupakan anak keempat dari pasangan Asmiadi dan Karmila, adalah warga ORT. 05 / ORW. 03 kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, kota Makassar, sejak 7 bulan lalu divonis dokter terserang kanker ganas di bagian dalam mata kirinya.

“Baru tadi sore saya diberitahu ketua LPM, bahwa ada warga kami ananda Al Zaidan yang masih balita, divonis dokter menderita kanker mata stadium 4, olehnya itu malam ini (Kamis, 5/9;red) saya memutuskan untuk segera menjenguknya untuk mencari tahu apa yang bisa kami lakukan untuk membantu mereka,” ungkap Sofi, panggilan akrab Sofiawati.

Menurut Sofi, Al Zaidan telah diketahui menderita penyakit tersebut semenjak berusia 1 tahun atau sekitar 6 bulan lalu, dan kondisi mata kiri balita penderita kanker tersebut, saat ini sudah tidak dapat melihat lagi akibat telah digerogoti penyakit kanker tersebut.

Lebih lanjut Sofi menjelaskan, bahwa meski kedua orang tuanya memegang Kartu Indonesia Sehat (KIS), sedangkan pasien sendiri tidak memiliki KIS, namun sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Mandiri, meski saat ini dalam posisi menunggak, sehingga sementara waktu tidak bisa melakukan perawatan medis di RS karena tidak mampu membayar.

“Sebelumnya ananda Al Zaidan sudah memperoleh perawatan medis, bahkan dilakukan kemoterapi dengan menggunakan BPJS mandiri, namun sudah beberapa bulan terakhir ini tidak lagi dilakukan perawatan medis, karena pembayaran BPJSnya tertunggak,” lanjut Sofi.


Comment