MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Program peduli koin Bank Indonesia yang dinilai belakangan ini sangat butuh perhatian di reinkarnasi kembali sebagai alat pembayaran sah.
Melalui media breafing yang digelar Bank Indonesia, Rabu (20/11/2019) mengulas kembali uang koin yang merupakan alat pembayaran sah dan berharap masyarakat paham akan hal tersebut.
Deputi Direktur BI Sulsel, Tjahyadi Prastono mengatakan, uniknya di masyarakat kita saat ini adanya budaya enggan menggunakan uang koin dengan alasan berat, memakan tempat juga efisiensi biaya sehingga lebih memilih uang kertas dalam bertransaksi.
“Kita akan mengembalikan kepercayaan masyarakat akan keberadaan uang koin sebagai alat pembayaran,” tuturnya.
Pihak bank Indonesia bermaksud menyelenggarakan kegiatan pengumpulan uang koin di sekolah sekitar wilayah Makassar dimulai dari anak SD.
“Kita akan memberikan reward bagi sekolah yang mengumpulkan terbanyak uang koin begitu juga untuk siswanya diberlakukan hal serupa,” terangnya.
“Bukan hanya itu, siswanya juga sekolahnya diberi penghargaan bagi pengumpul uang koin terbanyak,” lanjutnya.
Comment