
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Banyaknya anggaran yang disalurkan dari pemerintah pusat kepada semua desa untuk pembangunan infrastruktur. Namun, masih banyak sumber daya manusia yang ada di desa tak bisa mengelola dana tersebut.
Untuk itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Merdeka Kabupaten Bone memfasilitasi bimbingan teknis (Bimtek) bagi aparat desa untuk mengaudit pengelolaan dana desa di Kabupaten Bone.
Ketua LSM Merdeka, Alfian T Anugrah mengatakan, realisasi dana desa yang diprioritaskan pada pembangunan dan pemberdayaan desa, sangat penting dilakukan. Makanya itu, pihaknya melaksanakan kegiatan seperti ini guna meningkatan kapasitas SDM bagi kepala desa maupun aparatnya.
“Yang mengaudit dana desa nanti adalah BPK, menurut saya, BPK sendiri yang harus memberikan materi,”ujarnya, Minggu (25/10/2015).
Baca Juga :
Pamit ke Sekolah, Siswi di Bone ini Malah Belajar Seks dengan Pacarnya Pakai Baju Seragam
Persibone Rekrut Mantan Pemain Pasukan Ramang
Sekedar diketahui, tujuh desa dari Kecamatan Lappariaja, mengikuti bimbingan teknis, diantaranya Desa Patangkai, Senggengpalie, Mattampawalie, Ujunglamuru, Waekecce’e, Pattukkulimpoe dan Tonrongge. Ketujuh desa tersebut merencanakan kegiatan tersebut melalui APBdesa.
Sementara itu, Camat Lapri, Suherman mengatakan, dengan mengikuti kegiatan tersebut, regulasi pengelolaan keuangan desa kian jelas, apalagi pematerinya dari BPK.
“Turunnya dana desa, seringkali aparat desa ‘ditakut-takuti’ tentang aturannya, namun dengan bimtek tersebut semua bisa dijelaskan dengan baik, termasuk penggunaan dan pertangung jawabannya,” ungkapnya. (yus/amp)
Comment