
SOPPENG, BERITA-SULSEL.COM– Sejumlah aktivis di Kabupaten Soppeng mendesak kepolisian untuk mengungkap dan menangkap dalang pembakaran kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) 2010 lalu.
Aktivis Bosowasi Corruption Wacth ( BCW), Rudi mengatakan, jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Desember mendatang, pihaknya kuatir hal serupa akan terjadi lagi. Untuk itu, polisi harus membuka kembali kasus tersebut, sebab hal tersebut belum tuntas.
“Pembakaran kantor KPU melibatkan salah satu tokoh yang saat ini maju menjadi calon bupati, yakni Andi Kaswadi Razak. Hingga saat ini belum disentuh oleh hukum, padahal pernah dinyatakan bersalah dan terlibat dalam masalah tersebut,” ujarnya, Minggu (18/10/2015).
Menurutnya, kasus pembakaran kantor KPUD Soppeng kembali menjadi sorotan di masyarakat, pasalnya perkara ini belum tuntas hingga sampai saat ini. Dimana aktor utama dalang yang memberikan perintah belum disentuh oleh hukum.
“Dari informasi yang di himpun LSM Bosowasi Corruption Wacth, perkara ini belum SP3 alias prosesnya masih berjalan, walau sudah ada beberapa oknum yang sudah di nyatakan bersalah dan sudah ingkrak,” terangnya. (fth)
Comment