
BONE, BERITA-SULSEL.COM – Sebuah alat berat berupa satu unit eskavator milik PT Uleng Lompulle yang beralamat di Cabbengnge Kabupaten Soppeng milik H. Haeruddin di lokasi tambang galian C milik Tammare (Sungai Walenae ) kampung Lappa Majja Dusun Sanaelong Desa Padaelo Kecamatan Lamuru, sekitar pukul 02.00 Wita. Jumat,(16/10) dinihari dibakar oleh orang tak dikenal.
Informasi yang dihimpun, pelaku pembakaran kendaraan berat berupa eskavator jenis kobelco pc 200 saat ini sementara dalam lidik pihak kepolisian. Alat berat tersebut sementara mengerjakan proyek APBD Kabupaten Bone yakni pengaspalan jalan di dusun Botto Riu Desa Turu Cinnae Kecamatan Lamuru sepanjang 1,500 meter.
Pelaku membakar dengan cara menyulutkan api dengan menggunakan sabuk kelapa ke tangki kendaraan berat tersebut. Atas kejadian ini kerugian materi di taksir sekitar Rp 1.500.000.000 Miliyar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, alat berat milik H Haeruddin, warga Desa cabbenge, Kabupaten Soppeng itu mengalami kerusakan berat, sehingga kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 Miliar.
Sementara itu, Camat Lamuru Andi Awaluddin saat dimintai tanggapan soal adanya pembakaran alat berat yang terjadi di wilayahnya mengatakan, kejadian ini ada unsur kesengajaan terhadap alat berat yang mengerjakan proyek pengaspalan di wilayahnya.
“Ini mungkin sengaja dibakar, karena ada dua alat berat yang beroperasi tetapi yang baru bekerja tersebutlah yang terbakar,”ujarnya saat dihubungi melalui via ponsel.
Awaludin menuturkan, kejadian tersebut telah dilaporkan di Mapolsek Lamuru, pihaknya juga meminta agar secepatnya kasus ini diusut secara tuntas.
“Pihak Korban sudah melapor di Polsek, selaku pemerintah setempat saya harap agar diusut hingga tuntas,” ungkapnya.
Terpisah, Kapolres Bone AKBP Yuliar Kus Nugroho mengatakan, adanya informasi terbakarnya eskavator milik seorang rekanan proyek yang mengerjakan pengaspalan jalan di Dusun Botto Riu, Desa Turu Cinnae, Kecamatan Lamuru masih dalam penyelidikkan.
“Ini masih tahap penyidikan oleh anggota kami pihak aparat kepolisian setempat,” ujarnya, Minggu, (18/10/2015).
Mantan Kapolres Tana Toraja menjelaskan, dari hasil olah TKP sementara, belum bisa dipastikan apakah eskavator itu sengaja dibakar atau tidak, namun disekitar lokasi, ditemukan sisa sabut kelapa dan korek api yang diduga digunakan pelaku untuk menyulutkan api.
“Belum bisa dipastikan apakah sengaja dibakar atau tidak, kerena masih dalam penyelidikan. Namun dari hasil olah TKP kami mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabut kelapa dan korek api,”jelasnya. (yus/amp)
Comment