[caption id="attachment_4146" align="aligncenter" width="590"] Pasangan Mesum. Pasangan bukan suami istri ini diamankan di kantor Satuan Polisi Pamong Praja. Keduanya ditangkap saat melakukan hubungan intim.[/caption]
BERITA-SULSEL.COM - Izin ke Sekolah, siswi SMA di Kabupaten Bone ini malah tertangkap basah oleh warga dengan pria disebuah kompleks perumahaan BTN Seribu Kelurahan Welalange, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa, (20/10/2015).
Keduanya sedang sibuk akan melakukan hubungan suami istri, saat ini ditemukan oleh warga, siswi tak lagi menggunakan pakaian alias bugil, sedang pria belum melepaskan semua pakaiannya. Belum sempat melakukan hubungan, mereka dikagetkan dengan aksi warga yang menangkap mereka.
Informasi dihimpun, warga kompleks perumahan memergoki kedua pasangan tersebut berada disebuah rumah kosong. Lantaran, dicurigai sering membawa perempuan lain kedalam rumah kontrakan itu.
Alhasil, sekitar pukul 08.00 pagi, puluhan warga berhasil menangkap kedua pasangan yang sedang berbuat mesum didalam kamar. Berdasarkan pengakuan dari warga setempat, penangkapan ini bermula dari Short Message Service (SMS) milik salah satu siswi pelajar SMA Nismayani (NY) warga Desa Lemoape, Kecamatan Palakka yang menyatakan berjanji ingin dijemput laki-laki (Musriadi) asal Desa Kanco Kecamatan Cina.
Setelah itu, Musriadi menjemput NY dan membawanya ke perumahan yang mengaku milik keluarganya. Akhirnya warga sempat mendapatkan NY tanpa mengenakan selai pakaian hanya ditutupi kain selimut. Sementara Musriadi masih menggunakan pakaian.keduanya pun nyaris dimassa oleh warga.
Tak lama kemudian, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun kelokasi guna mengamankan kedua pasangan dari amukan massa. Sehingga langsung mengangkutnya dengan menggunakan mobil Dalmas ke Kantor Satpol PP unuk menindaklanjuti.
Kasatpol PP, M.Zaenal mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat jika ada seorang pelajar SMA berbuat mesum dengan pria. Sehingga pihaknya turun langsung mengamanakannya.
"Begitu mendapat informasi dari masyarakat, petugas langsung membawanya ke kantor agar tidak dihajar oleh massa. Pada saat berada di Kantor keduanya pun dimintai keterangan dan memanggil kedua orang tua dari kedua bela pihak guna membicarakan permasalahan yang dialaminya,"ujarnya. (yus/amp)
Pasangan Mesum. Pasangan bukan suami istri ini diamankan di kantor Satuan Polisi Pamong Praja. Keduanya ditangkap saat melakukan hubungan intim.
BERITA-SULSEL.COM – Izin ke Sekolah, siswi SMA di Kabupaten Bone ini malah tertangkap basah oleh warga dengan pria disebuah kompleks perumahaan BTN Seribu Kelurahan Welalange, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Selasa, (20/10/2015).
Keduanya sedang sibuk akan melakukan hubungan suami istri, saat ini ditemukan oleh warga, siswi tak lagi menggunakan pakaian alias bugil, sedang pria belum melepaskan semua pakaiannya. Belum sempat melakukan hubungan, mereka dikagetkan dengan aksi warga yang menangkap mereka.
Informasi dihimpun, warga kompleks perumahan memergoki kedua pasangan tersebut berada disebuah rumah kosong. Lantaran, dicurigai sering membawa perempuan lain kedalam rumah kontrakan itu.
Alhasil, sekitar pukul 08.00 pagi, puluhan warga berhasil menangkap kedua pasangan yang sedang berbuat mesum didalam kamar. Berdasarkan pengakuan dari warga setempat, penangkapan ini bermula dari Short Message Service (SMS) milik salah satu siswi pelajar SMA Nismayani (NY) warga Desa Lemoape, Kecamatan Palakka yang menyatakan berjanji ingin dijemput laki-laki (Musriadi) asal Desa Kanco Kecamatan Cina.
Setelah itu, Musriadi menjemput NY dan membawanya ke perumahan yang mengaku milik keluarganya. Akhirnya warga sempat mendapatkan NY tanpa mengenakan selai pakaian hanya ditutupi kain selimut. Sementara Musriadi masih menggunakan pakaian. keduanya pun nyaris dimassa oleh warga.
Tak lama kemudian, pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) turun kelokasi guna mengamankan kedua pasangan dari amukan massa. Sehingga langsung mengangkutnya dengan menggunakan mobil Dalmas ke Kantor Satpol PP unuk menindaklanjuti.
Kasatpol PP, M.Zaenal mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat jika ada seorang pelajar SMA berbuat mesum dengan pria. Sehingga pihaknya turun langsung mengamanakannya.
“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, petugas langsung membawanya ke kantor agar tidak dihajar oleh massa. Pada saat berada di Kantor keduanya pun dimintai keterangan dan memanggil kedua orang tua dari kedua bela pihak guna membicarakan permasalahan yang dialaminya,”ujarnya. (yus/amp)
Comment