
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Proses lelang kepala sekolah (kepsek) akhirnya diumumkan Walikota Makassar Danny Pomanto. Dari 961 calon kepsek yang ikut uji kompetensi, hanya 737 yang dinyatakan mendapatkan rekomendasi untuk mengikuti tahapan selanjutnya.
Sementara yang dinyatakan gugur atau gagal menuju kursi kepsek sebanyak 224 orang. Danny menuturkan, hasil tes tersebut fair sesuai dari tiga penilaian. Penilaian uji kompetensi dari Pusdiklat UNM, uji visi misi pansel dan uji integritas dari Inspektorat Makassar.
“Mereka yang mendapatkan rekomendasi berdasarkan penilaian yang diurutkan mulai dari hasil kompetensi Pusdiklat UNM. Kandidat yang tidak memenuhi grade 50 poin (SMA, SMK dan SMP) dan 40 poin (SD) langsung digugurkan,” ungkap Danny Pomanto dalam jumpa persnya di Rujab Anging Mammiri, Minggu (10/1/2016).
Danny Pomanto mengaku, Pemkot Makassar akan mengganggarkan uji kompetensi guru setiap tahunnya. Alasannya, kompetensi guru yang ada di kota ini cukup memprihatinkan. Di mana, grade 50 dan 40 poin jika dinaikkan, maka banyak kandidat yang gugur.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar, Firman Pagarra mengatakan, kandidat yang lolos itu akan dipublikasikan di sejumlah media cetak. Publikasi ini sekaligus uji publik cakasek.
“Masyarakat bisa memberikan komplain kepada calon, tetapi harus lengkap dengan buktinya,” jelas Firman.
Comment