Riana Agustin Tindjabate, M.Hum
Dekan FKIP-UNKRIT Melaporkan dari Tentena Poso Sulteng

BERITA-SULSEL.COM – Menyambut gerhana matahari total dapat disaksikan pada tanggal 9 Maret 2016 di beberapa kota di Sulawesi Tengah termasuk di Kota Tentena, maka pada tanggal 7 Maret 2016, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Tentena (FKIP UNKRIT) menggelar seminar nasional di bidang lingkungan hidup dan biologi dengan dua topik menarik “Climate Change and Sustainable Development, dan Ekologi Perairan Danau Poso dari Perspektif Pelestarian Lingkungan.
Kedua topik tersebut disampaikan oleh dua orang guru besar dari Jakarta dan Jerman.
Topik “Climate Change and Sustainable Development” disampaikan oleh Prof. Dr. Friedhelm Goeltenboth berasal dari Universitas Pertanian Jerman. Dalam presentasinya beliau mengajak masyarakat Tentena untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan bertanggung jawab sebab manusia sangat bergantung pada alam. Beliau mengatakan bahwa alam tidak membutuhkan manusia tetapi manusialah yang sangat bergantung pada alam. Pembangunan bisa tetap dijalankan tanpa harus merusak alam. Beliau menyarankan untuk menanam lebih banyak pohon lokal daripada pohon import agar terjadi keseimbangan lingkungan.
Pada topik kedua, yaitu “Ekologi Perairan Danau Poso dari Perspektif Pelestarian Lingkungan” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Kris Heriawan Timotius dari UKRIDA Jakarta, masyarakat Tentena diminta agar terlibat aktif dalam menjaga keindahan dan keberlangsungan ekosistem dalam danau Poso. Prof Timotius mengatakan bahwa masyarakat lokal adalah pengguna utama Danau Poso yang harus berada di lapisan terdepan bertanggung jawab terhadap kelestarian Danau Poso. Lapisan berikut adalah akademisi UNKRIT yang secara pengetahuan dan keterampilan mumpuni untuk mengadakan penelitian di bidang lingkungan dan Biologi. Hasil dari penelitian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melestarikan Danau Poso yang indah.
Seminar tersebut dihadiri oleh 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, guru, kepala-kepala sekolah, tokoh-tokoh masyarakat dan siswa SMA.
Baca Juga
Formasi FKM UNHAS Baksos di Tempat Sampah Antang
Comment