
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Berhembus kabar terkait perombakan besar-besaran dijajaran lurah di lingkup Pemkot Makassar. Ketua Komisi A Bidang Penerintahan DPRD Kota Makassar, Abd Wahab Tahir menginginkan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto merombak stuktur lurah yang masih belum maksimal alias lamban dalam menjalankan program Pemkot saat ini.
Dari pantauan Komisi A DPRD Makassar, khususnya Abd Wahab Tahir, Pemkot Makassar wajib memiliki lurah yang bisa menyamai kecepatan kinerja Danny Pomanto sapaan akrab Wali Kota Makassar dalam meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan ke masyarakat.
Kata Wahab Tahir, di beberapa wilayah Kecamatan dan Kelurahan program seperti Bank Sampah, Longgar dan MTR belum semuanya berjalan dengan lancar. Sebab kata dia, dengan mutasi besar-besaran akan mempengaruhi peningkatan pelayanan publik kelas dunia.
“Secara subjektif saya menginginkan lima puluh persen lurah di ganti, karena tidak bisa mengejar keinginan dan kerja Wali Kota Makassar dalam meningkatkan pelayanan publik,” tegas Wahab di ruang Fraksi Partai Golkar DPRD Makassar Jl.A.P Pettarani. Selasa, (12/7/2016)
Wahab menambahkan, jika perombakan jajaran lurah atau pun camat adalah hak preogatif Wali Kota Makassar sebagai orang nomor satu di Pemkot Makassar. Menurutnya, mutasi lurah tersebut juga seiring dengan keinginan semua pihak dalam memilih lurah yang bisa mengakses antar Pemerintah dan masyarakat.
“Mutasi lurah itu adalah hak preogatif Wali Kota Makassar sebagai pemimpin di Pemkot Makassar, apalagi mutasi lurah itu penting dalam hubungan Pemerintah dengan masyarakat soal peningkatan pelayanan publik,” tuturnya.
Komisi A DPRD Makassar akan mengusulkan mutasi lurah segera dilakukan oleh karena Pemkot Makassar dan masyarkat ingin lurah bergerak cepat dalam memberikan pelayanannya di pemerintahan.
“Kita akan usulkan mutasi lurah secepatnya di lakukan selambat-lambatnya bulan Agustus mendatang,”pungkas Politisi Partai Golkar ini.(dan)
Comment