Diperkosa Polisi, DPRD Bone Siap Dampingi Korban Ke Polda

ilustrasi
ilustrasi

BONE, BERITA-SULSEL .COM – Digilir empat pria, anak dibawah umur ini, F (13) mendatangi kantor DPRD Bone, Selasa (2/8/16) sekitar pukul 10.00 Wita.

Didampingi orangtua dan keluarga, F mengaku pada anggota dewan telah diperkosa empat pria yang salah satunya diduga oknum polisi Mamuju Utara.

Ketua komisi II DPRD Bone, Andi Idris Alang membenarkan bahwa ‘F’ didampingi keluarga datang untuk menyampaikan aspirasi mereka. Selain Andi Idris Alang, hadir pula Andi Suaedi, Abul Khair, Bahtiar Malla dan Rusdi yang turut mendengarkan penyampaian aspirasi tersebut.

“Korban datang kesini untuk menyampaikan aspirasi dan sebagai warga Bone tentu harus kami dengarkan” ujar Andi.

Baca Juga

Kajari Bone Beberkan Keberhasilan Pengungkapan Kasus Oleh Kejaksaan

Kejari Bone Gelar Upacara Hari Bakti Adhyaksa

Kajari Ungkap Narkoba Kasus Terbanyak di Bone Tahun Ini

Dari keterangan orangtua korban, diketahui bahwa korban dan orangtuanya adalah warga Desa Mattirowalie Kecamatan Bontocani Kabupaten Bone, namun mereka menetap di Mamuju Utara dan bekerja sebagai petani disana.

“Korban pernah diculik sekitar bulan April lalu, katanya dia diperkosa empat orang dan salah satunya diduga polisi Mamuju. Korban diculik satu minggu dan setelah ditemukan, keluarga korban melapor ke Polda” tutur Andi.

Andi menyayangkan belum adanya tindakan Polda terkait laporan keluarga korban, padahal laporan tersebut dibuat sudah beberapa bulan lalu. Untuk selanjutnya, pihak DPRD akan lakukan pendampingan terhadap korban untuk mempertanyakan kejelasan kasus tersebut ke Polda Makassar.

“Seharusnya korban kesini didampingi pemberdayaan perempuan atau pihak perlindungan anak, kalau memang nanti tidak ada yang mendampingi, kami dari pihak DPRD siap ke Polda untuk mempertanyakan kejelasan kasus tersebut” tegas Andi


Comment