
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Kepala Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparekraf Makassar, Rusmayani Madjid mengatakan, Makassar International Eight Festival and Forum F8 (Food, Fashion, Film, Florist, Folk Song, Fussion Jazz, Fine Art, and Fiction Writer) bakal dipatenkan dan akan menjadi event tahunan Pemkot Makassar.
Menurutnya, melalui event tersbeut, perputaran ekonomi di Kota Makassar akan lebih baik lagi. Ada tiga obyek yang akan menjadi sasaran setiap event pariwisata. Yakni transportasi, jasa penginapan, dan usaha kuliner.
“Event ini bukan untuk kami, tapi kebaikan untuk semua masyarakat Makassar secara umum,” jelasnya, Selasa (6/9/2016).
Menurutnya, F8 Makassar menjadi event budaya dan pariwisata yang akan mengangkat kultur empat etnis besar di Sulawesi Selatan seperti Makassar, Bugis, Toraja, dan Mandar.
Selain itu, Rusmayani Madjid, kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia dan negara dari lima benua turut menyemarakkan event berskala Internasional ini.
Tak hanya itu, melalui event F8 ini, seniman, sineas, perupa, perancang busana bahkan chef lokal, nasional hingga mancanegara akan berkolaborasi dalam delapan item yang difestivalkan.
“F8 adalah tourism event terbesar di Indonesia tahun ini. Dilihat dari jumlah peserta dan tamu undangan yang akan hadir,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Makasar Danny Pomanto mengatakan bahagia disaat masyarakat bisa senang dan terhibur saat Pemerintah menyuguhkan festival di kota ini. (*)
Comment