Begini Harapan Andi Mustaman di Hari Perdamaian Dunia

aman-perdamaian-01

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Tanggal 21 September setiap tahun diperingati sebagai Hari Perdamaian Internasional atau yang secara tidak resmi disebut hari perdamaian dunia (World Peace Day).

Tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari perdamaian internasional oleh PBB dengan tujuan memperkuat gagasan perdamaian baik antar bangsa maupun di dalam sebuah bangsa. Di setiap tanggal itu pula perdamaian selalu dikumandangkan. Namun impian tersebut belum bisa terwujud secara menyeluruh

Hal ini disampaikan Tokoh Pendidikan Kota Makassar, Andi Mustaman yang menganggap perdamaian harusnya tidak selalu diglobalkan antar negara. Namun kedamaian harusnya dimulai dari tingkat paling bawah.

“Kalau bisa dari tigkat RT/RW. Sebab sesuatu yang besar tidak akan bisa terwujud tanpa dimulai dari hal yang paling kecil. Perdamaian harus kita tumbuhkan mulai dari bawah,” jelas Andi Mustaman.

Kata dia, selama ini kata perdamaian masih selalu diarahkan dengan perang. Padahal kekerasan dan aksi-aksi kejahatan lainnya bisa dijadikan sebagai indikator.

“Damai itu jika Aman, Adil dan Tentram bisa diwujudkan dalam suatau daerah. Ini yang harus ditegakkan oleh smeua stakeholder. Baik itu pemerintah, akademisi, organisasi hingga masyarakat,” jelas Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada ini.

Lebih jauh Andi Mustaman menyampaikan perdamaian tidak mungkin terwujud tanpa dukungan semua pihak. “Banyak terjadi konflik dimana-mana. Hentikan konflik ini, berhenti menjelek-jelekkan teman, kita sebar rasa cinta di masyarakat, sebar perdamaian,” imbau mantan legislator DPRD Sulsel ini.

Ia pun berharap pemuda-pemudi untuk ambil peran dengan selalu menyampaikan pesan-pesan perdamaian. “Kalau kita semua menganggap Makassar, Sulawesi Selatan ataupun Indonesia itu sebagai satu, maka konflik agama, konflik suku dan konflik etnis tidak akan ada lagi,” tutup Mustaman.

 


Comment