
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Puluhan demonstran yang tergabung dalam aliansi masyarakat Bara-barayya RW 05 mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menyelesaikan konflik perebutan lahan antara warga dengan Kodim VII Wirabuana, Rabu (05/10/2016).
Koordinator aksi, Ahmad Perdana Putra mengatakan, kehadiran dirinya bersama puluhan masyarakat di Kantor DPRD Kota Makassar untuk meminta anggota dewan untuk menjadi mediator warga kompleks Bara-Barayya dan Kodam 1408 BS Kota Makassar terkait sengketa tahan.
Kata dia, masyarakat monalak pembongkaran paksa kompleks Bara-Barayya yang dilakukan pihak Kodim VII Wirabuana atau Kodim 1408 BS Kota Makassar. Pasalnya, kasus tersebut masih bergelut dipengadilan.
“Kami meminta anggota DPRD Kota Makassar untuk memediasi konflik warga dengan TNI terkait perebutan lahan,” paparnya.
Ahmad juga berharap DPRD Kota Makassar melalui komisi A bidang pemerintahan untuk memberikan jaminan kepada warga agar tidak ada kegiatan penggusuran di Kompleks Bara-Barayya hingga proses hukum selesai.
Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara mengatakan, pihaknya akan mempertemukan warga Kompleks Bara-Barayya dan Kodam VII Wirabuana untuk menyelesaikan sengketa tanah tersebut.
“Saya berjanji akan mempertemukan masyarakat dan Kodim VII Wirabuana,” ujar Abdi. (sab)
Comment