
MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Program studi (Prodi) Pendidikan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr Muhammad Syukur MSi menyatakan mendukung jika ada akademisi maju di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 mendatang.
Kata dia, sudah banyak tokoh pendidikan atau akademisi di Indonesia, termasuk di Sulsel sukses menjadi kepala daerah. Mereka mengaplikasikan ilmu dalam mengabdikan diri kepada masyarakat dan membangun daerahnya.
“Jika ada tokoh pendidikan atau akademisi mau maju di Pilkada, baik Pilwalkot maupun pemilihan gubernur Sulsel, pasti saya dukung,” ujarnya.
Selama akademisi atau tokoh pendidikan tersebut menerapkan ilmunya untuk kemaslahatan masyarakat, jelas Muhammad Syukur dirinya akan selalu mendukung.
“Akademisi yang akan maju dipemilihan kepala daerah harus melakukan kerja nyata dengan turun langsung ditengah masyarakat dengan mengaplikasikan ilmu yang dimilikinya. Hal ini dilakukan guna menyakinkan masyarakat sebagai pemilih,”paparnya.
Menurutnya, Pilkada adalah ruangnya para politisi. Jika akadamesi yang akan ikut bertarung memiliki pengetahuan atau latar belakang politik, peluang untuk mendapatkan dukungan masyarakat akan semakin besar.
“Hal yang mencederai pesta demokrasi kita saat ini adanya permainan uang atau politik uang. Untuk itu, program yang baik harus didukung dengan figur mumpuni. Sebab, peran partai politik di Pilkada masih sangat besar. Sehingga, akademisi harus memiliki kemampuan lebih,” paparnya. (*)
Comment